24
Mar
09

Tips untuk anggota KPPS

Musim pemilu tiba, bagi yang senang hura-hura dapat momennya di masa kampanye, bagi yang oportunis cari celah ke para caleg untuk sekedar memasangkan bendera yah sekedar cari tambahan rejeki kata mereka. Menurut teman saya Basirun, ongkos untuk memasang satu bendera rata-rata para Caleg berani membayar Rp. 5.000,- [ukuran kecil di pinggir jalan] semakin besar ukuran bendera, semakin besar pula imbalannya. Sedangkan teman saya ini, dia bisa memasangkan bendera untuk 5 parpol, lumayanlah untuk pengangguran seperti temen saya ini. Belum teman saya satu lagi Kang Samsidi yang rela mogok dari dagang lotis untuk kemudian menjadi kader salah satu caleg. Lebih ‘wah’ lagi karena kemudian dia dia tidak lagi sekedar masang bendera, tapi lebih dari itu. Kang samsidi bahkan dibekali HP yang meskipun seken tapi bunyii terus… thit thit thit…. thit thit thit, walah thit thit’e sopo kuwi kang…

Lha sekarang bagi yang ketengen (bahasa indonesianya saya gak tahu) di masyarakat. Ya ketengen itu kira-kira artinya gaul lah di masyarakat, tidak melulu ngopeni kerja, kerja dan kerja serta hanya berteman dengan orang-orang di dunia maya tapi juga srawung betulan begitu, dan juga enthengan (apa pula bahasa indonesianya, apa ya ringanan kok wagu, kalo ringan tangan lain lagi menjadi gampang memukul, wah mbuh) yah mudahnya easy going lah, mungkin begitu kali. Lha orang-orang seperti ini termasuk saya :grin: yang di musim Pemilu seperti sekarang ketiban sampur alias kadhapuk minongko Petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Honornya… kalau ukuran saya sih sbenarnya lumayan Rp. 225.000,- belum kena pajak untuk saya sebagai ketua [walah] dan Rp. 200.000,- untuk teman-teman anggota yang lain meski ada pula yang merasa honor segitu kurang dan sulit mencari anggota KPPS. Pekerjaan sebagai KPPS ini tahu sendirilah dimulai tadi malam sosialisasi peraturan terakhir yang diterbitkan KPU oleh PPS [Panitia Pemungutan Suara, ada di tingkat Desa], kemudian menulis undangan untuk Pemilih dan membagikannya [bukan perkara sederhana lho membagi undangan untuk pemilih ini karena terkadang banyak kesamaan nama dan tidak hafal ini si A yang mana] . H-1 KPPS mendapat kiriman uborampe [Logistik] Pemilu dari PPS sambil Menyiapkan TPS, ya masang tenda biru lah, buat padi-padi lah dll, etc, lsp. Malamnya lek-lek’an nunggu kotak suara, baru paginya jam 7 thit Acara dibuka sampai jam 12.00. Hal paling berat adalah pas Penghitungan Suara karena diperkirakan akan selesai sampai malam, pengalaman Pemilu 2004 TPS saya selesai menghitung jam 23.00 wib !!! Selesai…… eit belum, dengan masih ngantuk2 para anggota KPPS yang pantang menyerah ini masih harus bongkar2 tenda dan mengembalikan alat-alat yang dipinjam.

Nha dari pengalaman saya, ada beberapa saran yang bisa saya share untuk memudahkan para Anggota KPPS dalam bekerja. ini dia..

  1. Dalam menulis undangan, minta saja pada PPS sofcopy dari DPT, dengan maksud nanti dalam penulisan undangan bisa kita buat database mail merge. Ini bermula karena saya nggak PeDe dengan tulisan saya, kuatir kalo yang menerima undangan malah menjadi bingung disuruh ngapain
  2. Pas membagi undangan kalau memungkinkan minta data penduduk dari Pak RT/RW kan biasanya ada tuh, nha nanti kita cocokkan dulu per keluarga, kita staples terus potong dulu tanda terimanya kemudian baru meluncur wus wus wus, enggak bingug nyari namanya Fatimah yang di TPS saya ada 4 orang betul!
  3. Pada saat acara pencontrengan dimulai, pastikan segala sesuatu yang keluar dari Kotak Ajaib KPU itu kita catat dulu apa dan berapa jumlahnya untuk kemudian nanti kita masukkan Form Berita Acara.
  4. Untuk menulis pada Kartu Suara [Dapil, TPS, Desa, Kecamatan dan Nama Ketua] buat aja stempel nanti tinggal cethak cethok saja tidak kemeng menulis.
  5. Pastikan sebelum acara penghitungan dimulai, semua blangko formulir telah terisi, tentu selain isi hasil penghitungan itu sendiri. Karena biasanya saat penghitungan ini diperlukan konsentrasi yang tinggi dan kalau sudah malam padahal Formulir-2 yang jumlahnya buaanyaakk buetull ini belum diisi terlebih dahulu yah… capek deehhh nunggu nulisnya, Untuk ini tugaskan saja salah satu dari 9 orang anggota KPPS untuk menulis thok tanpa ditugasi pekerjaan lain sampai selesai.
  6. Jangan lupa siapkan papan yang mencukupi untuk menempel blangko rekapitulasi hasil penghitungan, masak nanti mau kita jereng di lantai kan ya ndak lucu tur lagi pegel juga le ndodok karo nulis hehehe :grin:
  7. Tugaskan beberapa anggota KPPS untuk menulis hasil rekapitulasi ini, misal pak parto untuk Partai A sampai F pak Mbilung untuk partai G sampai L dst.
  8. Menginngat Pemilu sekarang Dicontreng dan bukan dicoblos maka perlu trik khusus agar dengan cepat kita dan para saksi mendapat kesamaan persepsi mengenai hasil contrengan. Kalau dulu pas masih dicoblos, kita bisa dengan mudah melihat hasil coblosan dari belakang kartu suara sambil dibentangkan di depan para saksi karena kan bolong, tapi sekarang tentu akan sedikit kesulitan dalam hal ini. Saya rencanakan nanti Kartu Suara lebih dulu dibuka, Binder Klip dulu per 25an atau berapa dan dicantelkan pada Papan, kemudian kita pakai tuding [apa ya... penunjuk lah, duh kosakata saya kok parah banget sih] kayak pak guru di depan kelas, tinggal teriak saja … PARTAI GEMBUS, CALEG NO. 5 …. SAH!!! setelah itu Kartu suara kita Silakke ke belakang [dibalik lah] selesai satu kartu suara dibalik lagi begitu seterusnya sambil anggota KPPS lain menyiapkan Binder Klip 25an lagi. Demikian saya kira akan lebih cepat.

lagi pula ngapain pula sih pakai acara dicontreng segala, ya ini maksud hati tidak ingin dibilang udik tapi mengambil resiko banyaknya suara yang tidak sah.

Itu saja semoga bisa membantu bagi mereka yang blas belum pernah jadi KPPS atau yang sudah langganan seperti saya, kalau ada pengalaman lain mari kita share disini…..


5 Tanggapan ke “Tips untuk anggota KPPS”


  1. 29 Maret 2009 pukul 1:47 pm

    Saya Candimulyo mas (Tegalrejo belok Kanan arah Blabak)….
    Mas Han magelangnya mana?

  2. 31 Maret 2009 pukul 10:44 pm

    njenengan anggota KPPS ya?

    alhamdulillah sudah sejak pemilu 1999 ratau gothang mas :smile:

  3. 2 April 2009 pukul 7:28 am

    Moga ae sukses Pemilune yo?
    mosok tiap milih pemimpin malah salah milih terus…….

    Kopdar Akbar Pendekar Tidar digelar 11 April 2009 di Alun-alun Mgl jam 10 – selesai…….teko to?

    insya allah datang…

  4. 4 ely
    2 April 2009 pukul 11:00 pm

    mampir kang salam kenal teko lare banyuwangi

    kenal juga :grin:

  5. 5 Bubut
    8 April 2009 pukul 7:53 pm

    Mas…Pernah dengar ndak ada anggota KPPS malah ndak masuk DPT padahal dari thn 2004 langganan jd anggota KPPS…dan 2004 msk DPT…kalao begini pie yg buat DPT

    agak aneh karena biasanya anggota kpps sering dilibatkan dalam penyusunan dps [dphp i dan dphp ii] eh tapi pas dphp [dps] diumumkan mas gak ngeliat ya….


Tinggalkan Balasan




orang berguna

Aku ingin melakukan sesuatu hal yang besar, tapi yang harus aku kerjakan tiap hari adalah hal-hal kecil yang seolah-olah adalah hal yang yang besar dan penting buatku.


Profil Facebook Hanafi Muhammad




chat dengan saya..

yang sedang disini ::.
hit counters
dari mana aja yach...?
Locations of visitors to this page

pendekar tidar mengundang para blogger magelang untuk bergabung.. mari..

pilih pilih

Foto2 di Flickr

DSCN6348

DSCN6347

DSCN6313

DSCN6369

DSCN6356

More Photos

my fave picture

sejauh ini sudah

  • 205,539 kali dikunjungi

check this out

 

Maret 2009
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031