Arsip untuk Kategori 'Bukubukuku'

13
Agu
09

Ngampon

Mendung sore itu menyertai laju motor matic kesayangan istri tercinta, dalam perjalanan menuju Ngampon, dukuh kecil di pojok Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang. Ya istri berkeras untuk memakai motornya karena motor satunya lampunya kethip-kethip dan saya yakin jalan sampai Ngampon juga dah bagus kok.

Ada perasaan yang mendorong-dorong saya untuk berangkat ke Ngampon di sela kesibukan saya kali ini, tentu biar saya bisa kecathet jadi anggota pendekar tidar karena ada satu hal yang menurut saya istimewa dari Ngampon ini. Gagasan Perpustakaan Warga, bukankah suatu ide yang luar biasa untuk dukuh kecil di kaki gunung ini…… Semangat dari KANG ROJINGUN dan kawan-kawan lah yang mendorong saya untuk berangkat sore itu. Juga atas ajakan mas Nahdhi CS tentunya saya jadi semangat banget untuk berangkat.

Mendung yang menggantung memberi harapan sekaligus kecemasan, syukur kalo tidak turun hujan ya berarti nanti malam cuaca gak akan terlalu dingin mengingat ini adalah bulan2 terdingin di sekitar pegunungan kan? Sesampai di Mulut Desa Ketangi alhamdulillah dah ketemu sama mas Rojingun jadi gak repot tanya-tanya lagi meskipun sebenere saya gak asing dengan daerah Ketangi dan sekitarnya mengingat sebagian masa lalu saya ada sangkut pautnya dengan tempat ini.

Motor Matic saya melaju lumayan mulus di jalanan menuju Ngampon karena hampir semua sudah aspal hanya pas sampai mulut Dukuh Ngampon lembaran aspal itu terhenti… sayang memang, padahal cuma tinggal beberapa puluh meter lagi saja. Sesampai di Ngampon saya disambut keramahan khas pegunungan, senyum lebar penuh persahabatan dan permintaan mampir dari setiap orang yang saya jumpai. Dan yang paling membuat kesan adalah TEH JAWA tanpa gula hidangan Ibunda Mas Rojingun, sedaap…

Ternyata saya datang terlalu awal, Mas Nahdhi Cs belum datang sampai sudah ba’da Magrib, maka saya sempatkan waktu sebentar untuk bersilaturrahim ke tempat teman-teman lama saya. Setelah Isya’ baru saya kembali ke Ngampon untuk mengikuti prosesi PERESMIAN PERPUSTAKAAN WARGA yang dibungkus dalam acara pengajian dalam rangka menyambut Ramadhan. Acara berjalan Khidmat Gunting pak Kadus pun menandai dibukanya PERPUSTAKAAN WARGA ‘ULUL ALBAB’. Eeh lha kok tiba-tiba setelah itu Mas Nanang Ndapuk saya supaya menyerahkan koleksi buku secara simbolis…

Selamat untuk warga Ngampon! cita-cita untuk mendunia bukan cuma impian belaka asal ada tekad dan kemauan berusaha pasti suatu saat Ngampon akan berbicara dalam percaturan dunia.

Selesainya acara temen-temen bala tidar melanjutkan acara sendiri dengan nonton bareng tapi saya harus pulang karena saya pamit sama istri tidak menginap. Jadilah ditengah pekatnya Kabut Kaliangkrik di jam 00.30 itu saya meluncur turun, maunya sih sok berani sendiri tapi mas Rojingun yang ndak tegel, sehingga dia bela-belain nganter saya sampai jalan besar di Beseran.

ini foto-foto dari tustel saya : klik sini

17
Jul
08

Totto-chan Gadis Cilik di Jendela

Judul Buku : Totto-chan, Gadis Cilik di Jendela
Penulis : Tetsuko Kuroyanagi
Alih Bahasa : Widya Kirana
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2008

setelah ngubek-ubek toko buku di seantero magelang gak ada…. akhirnya dapat juga di jogja nitip mas Yoga..
Coba bayangkan kalau anda sebagai seorang guru kelas satu SD, kemudian pas di tengah-tengah asyik mengajar salah seorang murid malah asyik termangu di jendela, kemudian dia dengan santainya memanggil pemusik jalanan dan menyuruh mereka bernyanyi, bubarlah seisi kelas ke dekat jendela…. itu hanya satu dari kenakalan keunikan si Totto-chan, tokoh kita kali ini [untung saya gak ngajar kelas 1 sd, cuma anak2 manis tpq hidayatussibyan- aman dah!]
Saking uniknya si Totto-chan sampai-sampai dia dikeluarkan dari sekolah karena para guru nggak kuat menghadapi tingkahnya yang polos, spontan dan gak bisa diam. Untung dia mempunyai mama yang baik yang mengerti keadaan putranya dan untung pula dia ketemu dengan pak Kobayashi kepala sekolah TOMOE GAKUEN, sebuah sekolah dasar yang menggunakan Gerbong kereta bekas sebagai kelasnya. Disini Totto-chan mendapatkan bimbingan dari guru yang menerapkan metode belajar dengan cara yang tidak lazim, misalnya anak didik bisa memilih sendiri masing-masing akan memulai belajar dengan pelajaran yang mereka tentukan sendiri, bisa jalan-jalan di sore hari dll.

Buku ini ada kesamaannya dengan Laskar Pelangi, pembukanya yang mengambil setting masuk sekolah dan yang jelas temanya tentang pendidikan yang dalam buku ini bagaimana pak kobayashi menerapkan sistem pendidikan yang lain dari yang sudah ada.

07
Jul
08

Hafalan Shalat Delisa

By : tere liye
Republika cet vi jan 08 248 hal

Delisa…Gadis 6 tahun yang hidup di pantai bersenja indah Lhok Nga Aceh. .Ya novel ini tentang tragedi minggu 26 desember 2004 itu.
Alisa Delisa, gadis kecil yang polos dan cerdas suka bertanya tentang apa saja. Hidup bahagia bersama 3 kakak yang semuanya perempuan dan ummi Salamah. Ayahnya Abi Usman hidup sebagai pelaut.
Sampai tragedi itu datang, saat gempa itu memporak-porandakan aceh, delisa sedang menyetorkan hafalan sholatnya pada Bu Guru Nur di kelasnya. Dan dia tetap bertahan menghafal meski gempa itu menghancurkan sekolahnya, dia tetap menghafal meski kemudian air bah menerjang tanpa ampun tubuh kecilnya

tobe continued

27
Mei
08

LASKAR PELANGI


By Andrea Hirata
Bentang Yogyakarta, Cet 19, Maret 2008 534 hal.

Too good to be true
Banyak orang yang mempunyai cerita masa kecil yang menakjubkan, Cuma tidak semua orang bisa menuliskan pengalaman masa kecil itu dengan indah dan luar biasa seperti yang dilakukan oleh penulis buku ini. Andrea Hirata, Andrian Hirata, Andrian Saman Said alias Andis. Pengalaman masa kecil Andrea kebetulan adalah pengalaman yang sangat luar biasa, hingga saya berpikir its too good tobe true atau bahkan too bad to be true kalau memang kisah ini adalah kisah nyata karena tidak disebutkan secara eksplisit oleh andrea.

Ikal [Andrea kecil] dan laskar pelanginya mengalami peristiwa-peristiwa kehidupan yang getir, ironis tapi disampaikan dengan gaya anak-anak yang tetap saja mencerminkan keluguan dan kelucuan.

Laskar pelangi beranggotakan 10 anak nelayan dan pekerja tambang PN Timah. Lintang si jenius, Mahar si seniman, Borek si Samson, Kucai si mulut besar yang tidak bisa menatap lurus, Syahdan si kecil nan lembut hati, Trapani si tampan yang tidak bisa lepas dari ibunya, Sahara si cewek judes yang sangat menyayangi Harun yang terbelakang mental, Akiong si Hokian yang polos dan Ikal si pemimpi. Kelak anggota laskar pelangi bertambah 1 orang bernama Flo si tomboy anak gedongan. Mereka berjuang menuntut ilmu di SD Muhammadiyah Belitong Timur yang nyaris roboh [Andrea menyebut sekolah gudang kopra, bahkan dilihat dari atas gunung selumar pun tetap terlihat seperti gudang kopra].

Cerita diawali dengan hari pendaftaran murid baru sekaligus hari pertama masuk SD Muhammadiyah Belitong Timur. Pendaftaran murid baru ini sangat mendebarkan karena harus ada paling sedikit 10 orang pendaftar agar sekolah ini tidak ditutup oleh dinas p dan k setempat. Sampai dengan batas waktu yang ditetapkan jam 11 siang baru ada 9 orang pendaftar dan saat Kepala Sekolah hendak mulai berpidato terakhir penutupan sekolah tiba-tiba sahara melihat harun di kejauhan tergopoh-gopoh datang bersama ibunya, dan genaplah hari itu murid baru berjumlah 10 orang.

Tapi selanjutnya saya harus jauh masuk ke halaman 50 an sampai saya mendapatkan feel dari buku ini. Halaman-halaman awal itu terasa agak bertele-tele meski ada cerita menarik tentang Lintang yang harus bersepeda 80 km pulang pergi melewati rawa sarang Buaya untuk bisa sampai ke sekolah dan dia sudah merasa sangat senang meski hanya bisa ikut menyanyikan lagu Padamu Negeri di akhir pelajaran…. mengharukan.

Laskar pelangi dibimbing oleh dua orang guru yang luar biasa yaitu Nyi Ayu Muslimah Hafsari Hamid [bu Mus] dan Ki Agus Harfan Fadillah Zein Noor yang hanya menerima upah beberapa kilo beras tiap bulannya.

Isu pokok dalam buku ini adalah pendidikan, tentang bagaimana anak-anak kurang beruntung berjuang memperoleh haknya dalam buaian kemelaratan yang ironis karena mereka tinggal di Pulau yang kaya hasil tambang tetapi tebaran papan peringatan “DILARANG MASUK BAGI YANG TIDAK MEMILIKI HAK” seakan menjadi tembok tinggi penyekat antara peradaban moderen dan keterbelakangan, antara orang staf PN timah dan orang Melayu asli Belitong.

Andrea Hirata menyampaikan ceritanya dengan kekuatan imajinasi yang kuat sehingga penggambaran tokoh, suasana dan peristiwa begitu terasa nyata. Buku ini sedemikian bagusnya sampai-sampai banyak sekali pujian dari berbagai tokoh, katakanlah A. Syafi’i Ma’arif sampai Sapardi Djoko Damono [idola saya] bahkan Garin Nugroho pun memberikan pujian untuk buku ini.

Tapi tak ada gading yang tak retak meskipun mungkin ini hanya dari sudut pandang saya saja yang bodoh. Andrea sangat banyak menuliskan istilah dan kata asing dalam buku ini. Belum-belum kita sudah disuguhi kata Fillicium, Antedelivium dll. Dan coba lihat apa yang dinyanyikan oleh Mahar waktu dia pertama kali mendapat kesempatan maju ke depan kelas untuk bernyanyi? Tennesse Waltz [duh aku kuper amat sih sampai detik ini gak tahu lagu ini] waktu itu dia masih SD kan? [urutan kejadian juga menjadi masalah bagi saya dalam buku ini] di lain waktu dia menyanyikan lagu Leaving On a Jet Plane [lha kalo yang ini saya tahu]

Yang juga mengganggu bagi saya adalah electone dalam grup musik yang mereka dirikan, anak-anak miskin di daerah miskin di sekolah miskin itu?. Kemudian lagu-lagu yang dimainkan grup ini lebih luar biasa lagi Lighting My Fire milik The Doors, Owner of Lonely Heart – Yess dan apa yang dinyanyikan Ikal pas dia jatuh cinta pada Aling anak pemilik toko kelontong kumuh tempat dia biasa membeli kapur? All I Wanna Do Is Dream…

Kelihatannya Andrea ingin mengesankan bahwa buku ini adalah bacaan modern kalau tidak mau dibilang Andrea ingin mengesankan dirinya sendiri sebagai penulis yang punya pengetahuan luas tentang dunia ilmu pengetahuan dan seni. But Thats OK! Buku ini tetap menjadi favorit saya terlepas dari gangguan-gangguan yang ada.

Kalo saya jadi teringat masa kecil saya yang tidak kalah mengharukan itu cerita lain lagi…

Saya yang hampir gak bisa meneruskan SMA dan harus bersekolah di pelosok kampung kaki gunung sumbing yang malah akhirnya mempertemukan saya dengan teman-teman luar biasa juga…

Saya yang harus merasakan pahit getirnya kehidupan orang tua yang terjerat rentenir jahanam…

Tentang pelepah pinang yang dijadikan mainan luncuran saat hujan di got samping masjid yang curam…

Tentang petualangan di Sungai Progo sampai hampir tewas tenggelam…

Mahar dan Trapani mengingatkanku pada Joko Imam

Kucai pada Mujib

Samson pada Soleh yang dulu berhasil membujuk aku untuk naik sapi jantan yang sedang tiduran untuk kemudian dia sentakkan ekornya sehingga sapi itu meloncat dan saya dengan sukses terjerembab ke kotoran…

Sahara pada Siti…

Akiong pada Sapto AKN yang manut saja jadi bahan pukulan Soleh dkk…

Harun pada Bambang tetangga seusiaku yang sampai saat ini masih jadi teman main setia Naya anakku…

…..

Sudah ah…. ndak kedowo-dowo anda pasti juga akan merasakan seperti yang saya rasakan setelah membaca buku ini. Untuk selanjutnya kita bersyukur bahwa kita telah didamparkan oleh nasib mendapatkan kehidupan yang layak sehingga masih bisa membeli buku Laskar Pelangi.

10
Apr
08

Islamku Islam Anda Islam Kita


by : Abdurrahman Wahid
the wahid institute, cet ii 2006, 412 hal

Gus Dur seorang tokoh yang saya kagumi, dia membawa organisasi yang dipimpinnya dulu yaitu NU, yang didirikan kakeknya, menjadi organisasi yang modern dengan kultur tradisional kental [perpaduan menarik bukan]. NU di tangan Gus Dur berusaha untuk menjadi organisasi yang semakin inklusif. Gus Dur juga orang yang sangat concern terhadap budaya demokrasi jauuuh sebelum demokrasi itu sendiri tumbuh di negeri ini. Dia merupakan penggagas berdirinya FORDEM dan menjadi ketuanya bahkan ketika Pak harto masih sugeng dan berkuasa. Gus Dur juga seorang cendekiawan yang ungkapan-ungkapannya sering sulit untuk langsung dimengerti oleh orang awam.
melalui bukunya ini terbukti bahwa Gus Dur memang seorang cendekiawan yang berwawasan kebangsaan, ini bisa langsung dilihat dari judul buku ini. Dengan keterbatasan fisik yang ada Gus Dur termasuk produktif dalam menelurkan pemikiran-pemikiran dalam bentuk tulisan/esai yang dimuat dalam media massa. Konon kata Alzastrow, meskipun Gus Dur sedang tergolek di rumah sakit, dia sempat-sempatnya minta Yenni [anaknya] untuk menulis ide-idenya yang waktu itu terlintas. Ya buku ini juga merupakan kumpulan dari 94 tulisannya di berbagai media antara lain :
Memorandum – 19
Kedalulatan Rakyat – 22
Duta Masyarakat -16
Kompas – 5
Suara Pembaruan – 5
Pidato Hari Raya Nyepi – 1 [waktu njabat presiden kali]
Sinar harapan – 3
Kata Pengantar Buku – 1
Jakarta Post – 1
sisanya tidak terlacak
Gak tahu nih kenapa Gus Dur gak pernah nulis di Jawa Pos dan lebih memilih harian Memorandum untuk media massa yang berbasis di Jawa Timur.
Isi dari esai-esai Gus Dur dalam buku ini sendiri banyak berisi gagasan yang kadang manentang arus bahkan dalam kalangan Islam mainstream sendiri. Gus Dur terkesan banyak sekali berdiri di pihak yang sedang dalam posisi tersudut, katakanlah para ahli waris PKI yang ingin dia pulihkan hak-haknya, Ulis yang pernah difatwa halal darahnya, Inul yang dikeroyok oleh teman2 senimannya sendiri, ustadz Ba’ashir meskipun dia juga mengkritik sang Ustadz ini. Tak heran Gus Dur sering dicap negatif oleh beberapa kalangan, misalnya, dia pernah dituduh agen zionis karena pernah pergi ke Israel, dituduh pernah dibaptis kristen dll. Tapi Gus Dur cuek aja, khas Gus Dur .
Tema utama buku ini tentang Islamku yang adalah Islamnya Gus Dur. Islam Kita bicara mengenai Islam yang berkembang di masyarakat dan Islam Kita adalah pemikiran Islam yang mencakup seluruh kaum Muslim.
Wah buku ini terlalu berat bagi saya, bukan dari timbangannya yang meskipun tebal sekitar 3,5cm tapi terasa enteng di tangan karena dicetak dengan kertas semacam kertas buram yang uniknya tidak terkesan murahan. Yah materinya terasa beraat bagi saya, tapi untuk sekedar tahu cara berpikir Gus Dur ya bolehlah.

07
Apr
08

Akankah Sejarah Berulang

by : Dr. Muhammad Al Abdah
Terjemahan, Jazeera Solo, 184 hal, jan 08

Bagi yang sudah pernah menonton Kingdom Of Heavennya Ridley Scott yang dibintangi antara lain Orlando Bloom, tentu tahu penggambaran perang salib yang dijadikan latar belakang cerita dalam film ini. Perang ini digambarkan begitu dahsyat silih berganti berperiode-periode sampai digambarkan seorang Panglima Bijaksana bernama Sultan Saladin [Shalahuddin] yang memimpin tentara muslim.

Latar belakang perang salib itu sendiri…? Lanjutkan membaca ‘Akankah Sejarah Berulang’

04
Apr
08

Membuka Pintu Langit


by : KHA Mustofa Bisri
Penerbit : Kompas cet-3 2008, 198 hal

buku ini katut kebeli di pameran karena jejer plek di samping bukunya cak nun kyai bejo, kyai untung, kyai hoki, benar dugaan saya buku ini merupakan kumpulan tulisan gus mus di berbagai media. jadi karena yang saya baca selama ini cuma yang dari Jawa Pos so.. wah kebetulan sekali untuk jadi tambahan koleksi dan buat baca-baca lagi tulisan gus mus ini yang memang sabagian sudah saya baca lewat koran. seperti biasa gus mus membawakan isu-isu terkini dalam realitas kehidupan umat. baik itu tentang dinamika politik, peribadatan [terutama ibadah haji dan ramadhan], dinamika NU dan dinamika keumatan lainnya. bahasanya khas plek seperti kalo pas dakwah secara langsung, kebetulan ada seorang tokoh di daerah saya yang setiap tahun pasti ngaturi rawuh gus mus entah itu untuk khaul, walimatussafar, walimatul khitan maupun perayaan hari besar lainnya.
Kyai yang juga penyair ini memang sedemikian bersahaja, dalam bertutur pun dia tidak berkesan bahwa dia yang paling benar, dia yang paling kyai sendiri. selama yang saya lihat kalo pas dakwah live pun dia sangat sederhana, saya belum pernah melihat gus mus pake menadon selain warna putih.
meski tulisannya tajam tapi tidak berkesan pedas, seperti pas mengkritik tentang bimbingan/manasik haji yang dilaksanakan depag atau budaya kyai sekarang yang sudah mulai berebut kue kekuasaan semenjak gusdur mendeklarasikan PKB sebagai kendaraan politiknya warga NU [padahal sesuai khittah NU gak berpolitik lho, tapi dipolitiki agar NU berpolitik lagi...]

Berpolitiknya NU [meski tidak terang-terangan] sesuatu yang tidak disukai oleh gus mus, maka artikel ini yang banyak sekali muncul, juga tentang ibadah puasa dan haji. saya mungkin tahu alasan gus mus pasti menulis artikel saat ramadhan mengulas mengenai ibadah puasa itu sendiri dan mengenai hari raya di berbagai media massa… tebakan saya mungkin gus mus sekalian mau mengucapkan selamat idul fitri melalui tulisan itu dan bermaaf-maaf kepada seluruh santrinya, umatnya, para pejabat, orang-orang yang pernah dia kritik… tanpa repot ngirim kartu lebaran atau sms lebaran [iya nggak gus...?]. Wallahu wa Gus Mus A’lamu.

04
Apr
08

Pengantar Teknologi Informasi Internet : Konsep dan Aplikasi


by :

  1. Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom.,MM
  2. Esther Wibowo, BA.,MM.,MT
  3. Eddy Hartono, S.Kom.,MT
  4. Samuel Prakoso, S.Kom.

Penerbit : Andi Yogyakarta 2007, 369 hal

All in one book deh… hasil dari keroyokan empat penulis ini menghasilkan buku yang disamping mengulas konsep juga menerangkan tentang aplikasi dari segala macam yang ada kaitannya dengan dunia internet. Sangat lengkap yah.. buku ini menjelaskan dengan rinci misalnya bagaimana caranya membuat koneksi ke telkomnet@instan, bagaimana kita untuk chating, brosing deelel lah…

saya merekomendasikan buku ini untuk siapa saja yang ingin mempunyai acuan tentang dunia internet utamanya bagi para tutor di lembaga kursus, pengajar informatika di SMP/SMA bahkan untuk Dosen sekalipun. Cara penulisan yang dipakai sangat membantu untuk kita menyampaikan bab per bab pada anak didik mulai dari pemahaman paling mendasar dari dunia internet, perangkat kerasnya, softwarenya kemudian pembahasan konsep dan aplikasi mengenai segala hal tentang dunia internet

19
Mar
08

Kiai Bejo, Kiai Untung, Kiai Hoki


by Emha Ainun Nadjib
Penerbit Buku Kompas, 11-07dari sekian bukunya cak nun baru ini yang saya beli sendiri dan saya baca sampai selesai, buku putih bersih ini sangat menggoda untuk diambil dalam suatu pameran buku di jogja. pas udah tak ambil e’eh di sampingnya ada juga buku putih lainnya ‘membuka pintu langit’ karyanya gus mus.. waduh padahal saya pas bokek nih habis bayar wisuda n padahal tujuan utama ke pameran ini adalah cari buku swing java dengan net beans untuk sumbangan perpustakaan sebagai syarat ndaftar wisuda. Ah dah belanja istri gampaang… langsung tak ambil ke-dua [eh tiga ding] buku ntu… itu ceritanya. Lanjutkan membaca ‘Kiai Bejo, Kiai Untung, Kiai Hoki’

28
Okt
07

Buku : Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap

sunah
by Abdurrahman Ahmad

buku yang sangat bagus bagi yang baru mendalami agama islam dan hendak memperbaiki amal ibadah terutama ibadah-ibadah sunnah. di buku ini diuraikan tentang adab dalam beribadah, apa yang dianjurkan [disunnahkan] apa yang dilarang, apa yang dibenci dan apa yang dimakruhkan dalam beribadah. misalnya dalam sholat kita diberitahu tentang apa yang disunnahkan sebelum sholat, rukun-rukun sholat, adab sholat, keringanan dalam sholat [jama', qashar] hal yang membatalkan sholat, yang dibenci dalam sholat, shalat yang ditolak dsb.
terbagi dalam dua jilid yang dibundel dalam satu buku yang secara keseluruhan sangat membantu kita dalam mencari rujukan tentang sesuatu dalam ibadah. buku ini juga tidak terjebak dalam membahas hal-hal khilafiyah sehingga umat islam dari semua kalangan bisa menggunakan buku ini tanpa harus berpikir buku in golongan siapa.
keseluruhan 76 bab dari bab thoharoh sampai bab menziarahi kubur dalam 158 lembarnya terasa sangat bermanfaat lembar-demi lembarnya sehingga buku ini sangat bagus untuk dimasukkan sebagai salah satu isi lemari buku anda [bagaimana sudah punya lemari buku apa belum....? segera bikin dan diisi sebanyak-banyaknya... masalah baca nanti-nanti juga boleh setelah ada waktu...]
penerbit : pustaka nabawi
tanpa tahun terbit




orang berguna

Aku ingin melakukan sesuatu hal yang besar, tapi yang harus aku kerjakan tiap hari adalah hal-hal kecil yang seolah-olah adalah hal yang yang besar dan penting buatku.


Profil Facebook Hanafi Muhammad




chat dengan saya..

yang sedang disini ::.
hit counters
dari mana aja yach...?
Locations of visitors to this page

pendekar tidar mengundang para blogger magelang untuk bergabung.. mari..

pilih pilih

Foto2 di Flickr

DSCN6348

DSCN6347

DSCN6313

DSCN6369

DSCN6356

More Photos

my fave picture

sejauh ini sudah

  • 205,144 kali dikunjungi

check this out

 

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30