Arsip untuk Kategori 'gak penting'

02
Jun
09

Arrivederci Maldini

Berakhir sudah karir menawan Paolo Maldini sebagai pemain selama 24 tahun. Kapten AC Milan itu  melakoni laga perpisahan di San Siro pada 24 Mei lalu.

PERASAAN Paolo Maldini campur aduk setelah laga giornata (pekan) ke-37 Serie A Liga Italia pada 24 Mei lalu. Itulah partai pemungkas Mal­dini di San Siro. Sa­yang, Rossoneri (julukan Milan) mengakhirinya de­ngan kekalahan 2-3 dari AS Roma.

tak bisa di­mungkiri bahwa mantan kapten timnas Italia itu me­rupakan seorang juara. Dia bukan hanya legenda Mi­lan, tapi juga Italia. Dia menghabiskan 24 Tahun karir sepak bola­nya di level atas.

Sampai saat ini, Maldini masih ter­catat sebagai pemain dengan caps ter­banyak di Gli Azzur­ri (julukan Italia). Dia mencatat 126 laga dengan sumba­ngan tujuh gol. Dia juga pemain yang paling banyak tampil di Serie A.

Tidak heran, karena kontribu­sinya, Milan memastikan akan memensiunkan nomor pung­gung tiga milik Maldini. Na­mun, nomor itu bisa saja kem­bali digunakan di San Siro jika salah seorang anaknya tampil membela Milan.

Saat ini, putra pertamanya, Christian, 13, sudah menjadi ba­gian dari tim junior Milan. Putra kedua Maldini, Daniel, 6, juga tergabung dalam Akademi Mi­lan. Mereka slap menjadi gene­rasi ketiga Maldini di San Siro. Dinasti Maldini punya catatan hebat dalam sejarah Milan. Paolo Maldini merupakan generasi ke­dua. Sebelum dia memulai debutnya pada 20 Januari 1985, saat usianya masih 16 tahun, bersama Milan, sang ayah sudah menjadi punggawa Milan.

Ya, Cesare Maldini, gene­rasi pertama dinasti Mal­dini, lebih dahulu menca­ tat sejarah. Cesare pernah menjadi kapten Milan dan berjasa membawa Milan merebut gelar Liga Champions pertamanya pada 1962-1963 Setelah gantung se­patu, Cesare mengabdi di Milan. Dia pernah menjadi pelatih Milan-di level junior dan senior. Pria berusia 77 tahun itu juga pernah melatih timnas Italia. Hanya, karir kepe­latihannya tidak sehebat karimya sebagai pemain.

Nama besar Cesare pernah menjadi beban di awal karir anaknya. “Tentu saja, mulanya saya in-in buktikan bahwa saya berada di tim ini bukan hanya ka­rena nama belakang saya, meski tidak bisa dimungkiri saya anak Cesare,” papar Maldini.

“Selama beberapa waktu, saya menemukan diri saya berada di bawah bayang-bayangnya. Tapi, seiring perjalanan waktu, saya bisa mengatasinya. Saya berha­rap agar generasi berikutnya bisa lebih balk dari pencapaian saya,” tegas Maldini. (hatu/diq)

Belum Pastikan Karir setelah Pensiun

KEPUTUSAN gantung sepatu sudah diambil Paolo Maldini. Bentrok AC Milan kontra Fio­rentina pada giornata (pekan) terakhir Serie A pada 31 Mei nan­ti menjadi laga terakhirnya. Apa rencana legendaAC Milan itu se­telah gantung sepatu?

Banyak rekan satu tim Maldini yang lebih dahulu pensiun. Se­telah tidak aktif sebagai pemain sepak bola, banyak di antara me­reka yang memilih berkarir tidak jaub dari lapangan hijau.

Carlo Ancelotti, Roberto Dona­doni, Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard, con­tohnya. Maldini pun telah ditawari Rossoneri (julukan Milan) untuk menjadi pelatih tim junior.

Apalagi, dalam beberapa tahun belakangan, Milan tergolong ga­gal mengorbitkan bintang-bin­tang muda. Mereka kalah dari Ju­ventus dan Inter Milan yang cu­kup produktif mengorbitkan pe­main muda dan menjadi pemain penting dalam tim.

Di Juve, ada Paolo De Ceglie, Sebastian Giovinco, dan Claudio Marchisio. Sedangkan Nerazzur­ ri (julukan Inter) punya Mario Balotelli dan Davide Santon. Bandingkan dengan Milan yang masih terns mengandalkan pe­main-pemain tua.

Sayang, Maldini belum mem­berikan keputusan. “Saya ingin menjauh dulu dari sepak bola se­mentara waktu, setidaknya hing­ga September mendatang,” ujar Maldini kepada France Football seperti dikutip Goal.

Bahkan, pria berusia 40 tahun tersebut berencana meninggal­kan lapangan hijau, tapi segala­nya belum pasti. “Apakah saya bertahan di sepak bola? Saya ti­dak tahu. Saya mempertimbang­kan untuk meninggalkannya saat waktunya telah tiba. Tapi, segalanya masih bergantung ke­pada tawaran apa yang saya da­patkan,” ujar mantan kapten timnas Italia itu.

Tapi, jika pria yang punya pe­kerjaan sampingan sebagai DJ itu berminat menjadi pelatih, dia akan meneruskan tradisi keluarga Mal­dini. Sang ayah, Cesare Maldini, pemah menjadi pelatih AC Milan dan timnas Italia. (ham/diq)

Enggan Bicara Bola di Meja Makan

PAOLO Maldini bukan hanya sosok panutan di lapangan hijau. Bek AC Milan yang menjalani de­butnya saat masih berusia 16 tahun itu tidak hanya piawai menjadi pemimpin di lapangan. Tapi, dia juga dikagumi di kehidupan rumah tangganya.

Selama 15 tahun berumah tangga dengan Adriano Fos­se, model kelahiran Venezuela, kehidupan mereka jauh dari gosip. Dengan dua anak mereka, Christian, 13, dan Daniel, 6, mereka merupakan keluarga yang ideal.

Sebelum menikah dengan Maldini, Adriana meru­pakan sosok model temama di Italia. Tapi, dia me­mutuskan mundur dari karirnya saat mengandung pu­tra pertamanya, Christian, pada 14 Juni 1996.

Dia bersedia mengakhiri karirnya demi keluarga bahagia yang dirajutnya bersama Maldini. Adriana menjadi sosok utama yang memberikan dukungan kepada il capitano Milan itu hingga masih mampu bermain di usia 40 tahun.

“Maldini layaknya lelaki lainnya. Dia selalu mem­buat saya tertawadan bangga. Dia sangat pengertian kepada keluarga. Dia rely menjaga anak-anak dari pagi hingga malam hari,” kata Adriana kepada La Ga–Zetta dello Sport.

Meski pertemuan awal keduanya berawal di dis­kotek, bukan berarti Maldini tipe prig yang doyen dugem. Mantan kapten timnas Italia tersebut bia­sanya pergi ke diskotek untuk mengisi waktu luang dan unjuk kebolehan sebagai DJ.

Adriana melanjutkan, Maldini merupakan sosok family Man. Maldini enggan membicarakan ma­salah di lapangan hijau saat duduk di meja makan, terutama di depan keluarganya.

“Saya ikut menangis ketika Milan kalah di Istan­bul (final Liga Champions melawan Liverpool pada 2005). Tapi, dia justru menghibur saya. Lalu, saya sadar bahwa. dialah yang perlu dihibur dan dibang­kitkan semangatnya,” tutur Adriana. (ham/diq)

Tragedi Istanbul Bukan Yang Terburuk

SUKA duka dirasakan Pao­lo Maldini dalam 24 tahun ka­rirnya sebagai pemain. Pria, berusia 40 tahun itu membagi kisahnya dalam wawancara de­ngan WorldSoccer.

Seberapa berat rasanya harus gantung sepatu? Saya merasa sangat berun­tung. Saya habiskan seluruh hi­dup saya di Milan untuk sebuah klub yang bagus dan saya selal u mendapatkan dukungan dari ke­luarga saya. Yang saya cari da­larn karir sudah saya dapatkan.

Berard, tidak ada lagi ja­lan bagi Anda untuk me­mulai musim depan? Tidak, tidak. Saya sudah i ber­henti. Saya mulai bermain di Serie A sejak usia 16 tahun dan masih ben-nain di usia 40 tahun.

Anda katakan tidak ada penyesalan dalam karir dan sudah mendapatkan apa yang Anda inginkan. Nah, spakah kekalahan di final Liga Cham­pions 2005 dari Liverpool di Lstanbul menyakitkan?

Kenapa itu harus menjadi memori buruk? bujustru me­rupakan salah satu final terbaik yang pemah saya alami. Kami bermain lebih baik daripada Liverpool dan seharusnya ka­mi pantas menang.

Tapi, itulah indahnya sepak bola. Kami kembali bertemu mereka dan membalas keka­lahan itu. Saya sudah meme­nangkan banyak gelar. Jadi, siap untuk kalah juga.

Apakah kekalahan dari Argentina pada Piala Dunia 1990 tidak menyakitkan? Piala Dunia 1990 sebuah pengalaman luar biasa meski mengecewakan. Mungkin ka­mi memang tidak ditakdirkan untuk menang, tapi seharusnya kami bisamelaju ke final. Ingat, kami melaju ke semifinal tanpa sekali pun kebobolan.

Masih adakah memori lain soal Piala Dunia? Piala Dunia 1994 sungguh aneh. Memulai tumamen de­ngan kekalahan, tapi mampu melaju ke final dan kalah adu penalti. Saya juga ingin meng­ulang memori Piala Dunia 2002 melawan Korea Selatan. Saya masih ingat gol Ahn Jung­Hwan. Itulah kenangan terakhir bersama timnas. (harn/diq)

Data Diri

Nama Paolo Cesare Maldini

Lahir Milan, 26 Juni 1968

Kebangsaan Italia

Tinggi 186 cm

Posisi main Bek

Caps/gol 126 laga (7 gol)

Karir 1984-2009 Milan

PRESTASI DI MILAN

  • Tujuh kali juara Serie A Liga Italia
  • Satu kali juara Coppa Italia
  • Lima kali juara Piala Super Italia
  • Lima kali juara Liga Champions
  • Lima kali juara Piala Super Eropa
  • Dua kali juara Piala Intercontinental
  • Satu kali juara Piala Dunia Aniark lu b

PRESTASI Di TIMNAS ITALIA

  • Peringkat: ketiga Piala Dunia 1990
    Runner-up Piala Dunia 1994
  • Peringkat ketiga Euro 1988

,      Runner-up Euro 2000

PENGHARGAAN INDIVIDU

Man of The Match Liga Champions 2003

  • Bek terbaik Serie A 2004

Tergabung dalam FIFA 100

  • Masuk dalam UEFA Team of The Year 2003 dan 2005
  • Bek terbaik Liga I Champions 2007
  • Pemegang caps terbanyak di timnas Italia

TENTANG MALDINI

ü  Di masa kecilnya, meski tinggal di Kota Milan dan anak dari idola AC Milan Cesare Maldini, Paolo Maldini kecil lebih mengidolakan Juventus. Ro­berto Bettega, striker legendaris Juventus, adalah idola Paolo Maldini.

ü  Mulanya, dia memulai karir sebagai wingerkiri. Tapi, dalam kelanjutannya, dia memutuskan men­jadi bek seperti ayahnya.

ü  Di luar karirnya sebagai pemain sepak bola, Maldini punya profesi sampingan sebagai DJ pada 105 Radionetwork

ü  Dia tergila-gila pada musik rap dan menjadikan 2 Pac, Will Smith, Articolo 31, dan Eros Ramazzotti sebagai pemusik yang disukainya.

ü  Wajah menawan dan bodi yang atletis mem­buatnya menjadi sosok yang tepat sebagai model. Maldini pernah menjadi bintang iklan Opel, Adidas, dan kacamata Police.

ü  Kedua anaknya, Christian dan Daniel, saat ini menjadi pemain tim junior Milan. Jika salah seorang di antara mereka bergabung dengan Milan senior, akan mewarisi nomor punggung tiga milik Maldini. (ham)

KATA MEREKA

SEPANJANG karirnya, selama 24 tahun, Paolo Maldini sudah menjadi sosok panutan bagi kawan maupun lawannya di lapangan. Apa komentar para tokoh terkemuka tentang Maldini.

Dia merupakan pemain yang luar biasa, salah seorang yang patut memenangi Ballon d’Or. Saya ingin memberikan satu gelar itu kepada dia.” Giuseppe Signori, pemain legendaris Lazio

Maldini seorang pe main besar dengan begitu banyak peng­hargaan yang diraih sepanjang karirnya. Sayang, saya ha­nya bermain ber­samanya selama semusim.” Massimo Agostini, mantan striker Milan

Semangat yang dimiliki selalu menjadikan Maldini sebagai pemain yang hebat. Dia sungguh pemain yang unik dan pantas menjadi panutan,” Alessandro Del Piero, kapten Juventus

Pemain terbaik Milan dalam 20 tahun ter­akhir. Saya menempatkannya di urutan teratas, sedangkan (Franco) Baresi berada tepat di bawahnya.” Silvio Berlusconi, owner Milan

Kaka merupakan pemain yang membuat saya kagum, Zinedine Zidane sungguh brilian tanpa cela. Tapi, favorit saya adalah Paolo Maldini. Dia mungkin bukan pemain dengan teknik paling hebat, tapi paling luar biasa di era kejayaan Milan.” Sir  Alex Ferguson, manajer Manchester United

Hanya Milan yang akan menjadi klub tujuan saya jika harus pergi dari Barcelona. Mengapa Milan, karena mereka punya Maldini.” Carles Puyol, kapten Barcelona

Terbaik dari sedikit Bek Kiri terbaik yang pernah ada.” Hanafi. Pennggemar Berat Milan (ham)

10
Mei
09

Selera Musik

[inti dari tulisan ini ada di alinea terakhir..  langsung jujug sana juga boleh :grin: ]

Musik, menjadi hal yang tak terpisahkan dalam keseharian kita. Bagi saya musik adalah gairah hidup saya. Bekerja, santai dirumah mapun kumpul-kumpul sama teman nyaris saya selalu memutar Audio Player.

Yang sering menjadi masalah adalah karena setiap orang selera musiknya berbeda-beda maka kadang saat lagi asyik mendengar lagu kesayangan tiba-tiba ada orang teriak… heyy ganti dong lagunya.. Untungnya saya termasuk orang yang selera musiknya bervariasi, gak melulu seneng rock misalnya atau fanatik RnB atau dangdut. Mungkin karena sejak balita saya sudah sering dicekoki musik yang bermacam-macam oleh lingkungan, mengingat dulu Abang saya adalah Tukang Sound System di kampung, ditambah rumah saya menjadi tempat nongkrong favorit teman-teman abang saya, tapi dari sekian banyak kaset di rumah, kami, tiga laki2 satu perempuan bersaudara kompak menjadi penggemar berat Ebiet G Ade dan Iwan Fals sedang Bapak Saya suwargi adalah penggemar gambus, umi kulsum dan kasidah tentu saja.

Menginjak SMA ketika saya merasa sedang bambang-bambange dan mulai mengenal dunia luar, selera musik mulai agak bergeser jadi menyukai lagu-lagu slow rock barat seperti teach me how to dream, hotel california dan lagu rock malaysia. Saya masih terkesan betul dengan teman-teman seasrama yang akan langsung berebut mengerubungi radio kalo pas memutar lagunya Sembilu dari Ella betul!. Tapi lagu kebangsaan saya waktu itu tetap forever and one.

Kemudian saat mulai bekerja dan bisa beli kaset sendiri saya begitu menggilai helloween sampe apal lirik-lirik lagu dalan sail over seven seas… berlanjut ketika melihat VCD nya Oasis live in wembley 1995 wuihh luar biasa sensasinya, langsung membuat aku jatuh cinta. Ketika Noah dan Noel berteriak-teriak ditirukan oleh ratusan ribu penonton yang semua ikut bernyanyi.. little james. Saya pun dengan sukses menjadi penggemar berat Oasis sampai sekarang. Tapi karena pengaruh dari Bapak mungkin, saya juga bisa menikmati irama gambus, favorit saya adalah Ghonili Suwayya – Audul Marom. Dan juga saya tetap suka dengan lagu-lagunya Bang Haji atas pengaruh teman-teman abang saya dulu.

Tentu musik-2 populer saya juga suka tapi datang pergi silih berganti. Fun Factory, Ace of Base, BSB, Westlife,cranberries dan satu yag paling saya suka diantara yang datang silih berganti ini yaitu AZ-Yet [hayo siapa pernah denger lagunya Last Night ?] dan Blue, dua grup RnB ini begitu membekas karena …. Mmm… ada deh…

Dan sekarang… tidak tahu kenapa selera musik saya mungkin sedang mengalami pergeseran lagi, saya tidak menyadarinya sampai suatu ketika Naya nyeletuk ke Ibuknya.. Buuk, Bapak arep ngantenan karo sopo to… kok nyanyi dangdut terus… [mungkin asumsi Naya kalo orang muter lagu dangdut tuh pertanda mau ada pesta nikah..]

25
Nov
08

Refreshing Dulu

6728d2fdee9b4b705db8e7c81b8430651
Setelah 2 minggu ini suntuk banget saya sempatkan main kesana-kemari cari sesuatu yang bisa mengembalikan urat tertawa saya ke taraf normal -loh emang dah gak normal?- :lol: hasilnya tak bagi juga ke para insan yang kesasar ke blog saya, Semoga bisa sedikit menghibur lah…

————————————————————
Rokok Kiai

Di satu pesantren di Jombang, Jawa Timur, santri-santri dilarang merokok. Dan mbah kiai pengasuh pesantren tidak segan-segan memberikan takzir (hukuman) setimpal pada santri yang melanggar. Namun ada saja santri nakal yang melakukan pelanggaran.

Beberapa gelintir santri yang tidak tahan ingin merokok mencari-cari kesempatan di malam hari, pada saat gelap di sudut-sudut asrama atau di gang-gang kecilnya, atau di tempat jemuran pakaian atau di pekarangan kiai.

Satu malam seorang santri perokok ingin melakukan aksinya. Ia bergegas ke kebun blimbing. Ia dekati seorang temannya di kejauhan sedang menyalakan rokok.

“Kang, join rokoknya ya…” katanya sambil menyodorkan jari tengah dan telunjukknya.

Temannya langsung menyerakan rokok yang dipegangnya.

Santri perokok langsung mengisapnya. “Alhamdulillah, nikmatnya…” katanya. Diteruskan dengan isapan kedua.

Rokok semakin menyala, dan… dalam gelap dengan bantuan nyala rokok itu lamat-lamat ia baru sadar siapa yang sedang dimintainya rokok. Namun santri belum yakin dan diteruskan dengan isapan ketiga… Rokok semakin meyala terang.

Ternyata… yang dia mintai rokok adalah kiainya sendiri.

Santri kaget dan ketakutan. Dia langsung kabur. Lari tunggal langgang tanpa sempat mengembalikan rokok yang dipinjamnya.

Sang kiai marah besar: “Hei rokok saya jangan dibawa, itu tinggal satu-satunya, kang…” (nam) 

sumber : www.nu.or.id

Beneran beda tipis…
Teman adik: “Tadi gue dipanggil guru BP…”
Adik: “Terus loe diomelin guru BP apa guru BP ngomelin elo?”
Didengar oleh kakak yang terharu mendengar kepintaran adiknya.

 Mesra sekali… tayaaaang.
Office Boy:
“Ada yang mau nitip makanan?”
Karyawan sambil mengacungkan tangan: “Yaaaaaang!” (tiba-tiba sadar dan pura-pura sibuk kembali)
Kemang Raya, didengar satu ruangan yang terguling-guling di lantai.

 Uhm, mending gak ada kali ya?
Cewe #1:
“Entar kita ke Jogja maen ke Pantai Parangtritis ya…”
Cewe #2: “Ih seru banget… Pantai Parangtritis kan yang banyak dalemannya kan?”
Cewe #1: “…?”
Cewe #2: “Itu yang naek kuda…”
Pacific Place, didengar oleh seseorang yang ingin pergi ke Jogja saat itu juga.

Kebanyakan mikir kali?
Cewek sambil pegang perut:
“Aduh perut gue pusing banget nih..”
Didengar oleh teman yang langsung memastikan otaknya tidak ikut pindah

Gimana kalo loe barengan jedotin muka di keyboard?
Karyawan Lama:
“Kalau mau ngecek rumus di selnya, pencet F2 aja…”
Karyawan baru belajar excel: “Oh gitu, pencet F dulu baru pencet 2 ya? Atau barengan pencetnya?”
Sebuah kantor di kawasan perumahan Jakarta Selatan, didengar oleh seorang karyawan yang merasa perlu dua tangan lagi untuk bekerja.

Gimana kalo loe barengan jedotin muka di keyboard?
Karyawan Lama:
“Kalau mau ngecek rumus di selnya, pencet F2 aja…”
Karyawan baru belajar excel: “Oh gitu, pencet F dulu baru pencet 2 ya? Atau barengan pencetnya?”
Sebuah kantor di kawasan perumahan Jakarta Selatan, didengar oleh seorang karyawan yang merasa perlu dua tangan lagi untuk bekerja.

Semua nama itali emang sama…
Mama:
“Kamu udah nonton Gangs of New York belum?”
Anak: “Belum. Bagus gak ma?”
Mama: “Bagus sih, tapi mama ngga suka tuh karakternya si itu … Capriano Da Vinci disitu.”
Didengar oleh teman si anak yang ingin tertawa sepuas-puasnya.

Semua nama itali emang sama…
Mama:
“Kamu udah nonton Gangs of New York belum?”
Anak: “Belum. Bagus gak ma?”
Mama: “Bagus sih, tapi mama ngga suka tuh karakternya si itu … Capriano Da Vinci disitu.”
Didengar oleh teman si anak yang ingin tertawa sepuas-puasnya.

dari : www.ngupingjakarta.blogspot.com
[untuk tahu lucunya saya kadang harus mikir tp malah didengarnya yang bikin saya ngakak]

23
Sep
08

Legaa… Milan menang juga!!!

Milan 4 – 1 Lazio


Meski dah telat pengen juga kasih komentar mengenai kemenangan Milan atas Lazio tempo hari, juga untuk memenuhi permintaan Mbak Reni yang protes kok gak ada tulisan mengenai Milan di blog saya, padahal ada loh.
Kekuatiran saya dan semua milan mania bahwa anomali kalah di kandang musim lalu gak terulang di musim ini. Tentu masih harus dibuktikan dengan kemenangan-kemenangan Milan di kandang selanjutnya, tapi dengan penampilan meyakinkan seperti saat lawan Lazio saya bisa banyak berharap. Dan seperti perkiraan saya, Milan lebih kreatif tanpa Ronaldinho, dia masih perlu waktu untuk dijadikan jenderal serangan bagi pemain-pemain Milan lainnya, dan sheva gak tahu dengan anak ini kenapa ya?

Susunan Pemain:
AC Milan: Abbiati, Jankulovski, Zambrotta, Maldini, Kaladze, Kaka, Seedorf (Flamini 64), Gattuso (Emerson 79), Ambrosini, Borriello, Pato (Ronaldinho 71).

Lazio: Carrizo, Siviglia, Kolarov, Lichsteiner, Rozehnal, Ledesma, Mauri (Foggia 63), Brocchi (De Silvestri 79), Matuzalem (Meghni 68), Zarate, Pandev.

Gol dan Kartu:

8′ [1 - 0] C. Seedorf
14′ G. Zambrotta
26′ [1 - 1] M. Zárate
35′ [2 - 1] G. Zambrotta
49′ [3 - 1] A. Pato
58′ K. Kaladze
60′ [4 - 1] Kaka
68′ C. Brocchi
75′ M. Jankulovski

bahan tulisan diculik dari sini dan sini

cuplikan gol2 bisa di donlot disini :
http://rapidshare.com/files/147272283/allgoals-byMaestro21.rar.html

16
Sep
08

Pancingen

Siang panas sekali medio september ini, orang dewasa dan anak-anak banyak  yang terkena flu. Tadinya aku berpikir kalo aku bisa bertahan mengingat kondisiku akhir2 ini yang lumayan prima meski puasa. Tapi omaigat… Akhirnya jebol juga, kemarin pagi aku mulai merasa ada yang aneh dengan tenggorokanku, dan semakin siang aku jadi BT abiss soalnya, sakit sekali pas buat nelan meskipun cuma nelan ludah. Astaghfirullah, ternyata ngelek idu itu suatu nikmat yaa 4jjl, baru kurasakan saat aku pancingen. What d u know bout pancingen… ya itu bhs jawa untuk radang tenggorokan alias sore throat kalo gak salah. Memang kemarin malam aku merasa haus terus maka disamping buka dgn menu wajib tempe dan tahu goreng saya minum banyak banget susu uht, fanta dan air dingin sy sikat eh ternyata… Yah tp dah terlanjur mo bgmna lagi. Setelah gogling kesana kemari dapat bbrp cara pengobatan tp karena br puasa ya jadi tertunda ngobatinnya.
Kelanjutannya adalah aku jadi gak nyaman saat buka. Lha mau bagaimana wong nelan ludah aja sakit kok buat nelan makanan, astaghfirullah… rupanya 4jjl sedang menguji keihlasan sy berpuasa.

Post with on my 6600.

30
Agu
08

Mental PNS

Setelah saya membanggakan diri dalam tulisan saya yang ini, dan setelah sehari yang lalu saya membaca dan berkomentar dalam tulisan mas slamet dengan judul PNS Pegawai Negeri Malasss, hari ini saya mendapati fakta bahwa di lingkungan saya bekerja pun ternyata hal tersebut memang terjadi. Diawali pagi tadi pas saya diminta bos untuk koordinasi dengan salah satu seksi di suatu dinas, sekalian saya diminta tolong mas pono untuk mengantar suatu berkas. Sampai di pintu ruangan seksi itu ternyata tutup dan ada tulisan “ME bla bla bla” tapi pintu sebelahnya ternyata buka dan karena memang satu ruangan ya saya ketuk aja pintu itu. Tak ada jawaban, saya ketuk lagi lebih keras sambil setengah teriak bilang “kulo nuwuuun” tetap nyenyet, saya longok ke dalam ruangan, ya memang tidak terlihat ada orang. Saya pun balik kanan dan mau pulang, syukurnya di pintu depan berpapasan dengan orang yang tadi pagi dah ditelpon oleh mas pono, saya bilang, kok sepi bu?. “Iya dik baru ada Monitoring Evaluasi bla bla bla di bla bla bla”. “Oh begitu, ini saya mau koordinasi masalah ini buk dan diminta untuk mengantar berkas ini oleh mas pono”. “oh ya sini dik masuk dulu”. Saya pun masuk diruangan tadi melalui pintu yang tertutup itu. Eeh ternyata eh ternyata di dekat pintu yang saya ketuk dan saya teriyaki tadi ada orang sedang asyik mengerjakan sesuatu. Semprul tenan!. Saya lihat dia salah tingkah melihat saya, saya tahu betul dengan orang ini, salah satu kepala seksi di dinas tersebut. Dumeh sudah jadi pejabat saja nerima tamu gak mau, padahal saya juga yang memproses pelantikannya jadi pejabat.

Agak siang dikit saya harus nganter surat undangan sosialisasi pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS ke beberapa instansi. Di salah satu SKPD setingkat Badan saya kembali mengalami hal serupa. Kantor keliatan sepi. Ada beberapa orang di salah satu ruangan tapi benar kata mas slamet. Lebih mirip suasana ngerumpi silaturrahmi daripada suasana bekerja. Sebelum saya melihat orang-orang itu saya mengetuk pintu salah satu ruangan, tidak ada jawaban, saya masukkan kepala ke dalam, saya longok sebentar, eeh ada orang di pojok sedang bekerja main gamehouse di computer. Kemudian Saya keluarkan kepala saya, saya ketuk lagi, saya kulonuwun lagi. Busyet dia tidak menjawab sama sekali. Kemudian saya ke ruang lain, bertemu dengan orang-orang ngerumpi tadi, mereka merespon dengan acungan tangan dan bilang “langsung ke TU” begitu melihat surat di tangan saya. Saya pun melenggang ke ruang TU yang entah kenapa di kantor ini letaknya malah agak di belakang dari pada ruang bidang-bidang lain. Eealah! Seperti ini to PNS itu. Tapi masih mending di instansi saya, karena mungkin teman-teman pekewuh dengan anggapan bahwa instansi saya merupakan salah barometer di lingkungan Setda, maka mereka lebih tertib dan baik dalam bekerja. Hehehe kantor sendiri ya dipuji toh meski sebenarnya kalau yang mensurvey mas slamet ya sama aja sami mawon dengan kantor-kantor lain. Ya saya akhirnya mengakui kalau mental PNS memang harus di perbaiki.

Itulah pengalaman tidak enak saya hari ini yang saya anggap peringatan tuhan atas tulisan saya yang lalu. Tapi hari ini juga banyak hal yang asyik kok, ditraktir makan oleh pak Aslah [grameh bakar 'nak nhaaaann!], ketemu dengan Pak Hadi, teman lama saya di instansi saya yang dulu, kemudian siangnya jajan kelarangen alias kondangan ke tempat teman dan ketemu teman-teman satu angkatan yang jelas jadi heboh. Untung Fitri gak datang, kalo iya, waduh ampuuun pasti aku yang jadi bahan utama pembicaraan.

08
Jul
08

Jingle Iklan Holcim

Saya betul betul kaget pas nonton tv sore itu bareng Naya n ibunya karena pas giliran iklan tiba-tiba Naya ikutan nyanyi jingle iklan lagu ini meski gak jelas-jelas amat sih menirukannya tp cukup untuk mbuat saya penasaran juga dengan jingle iklan ini, sooo googling deh… dapetnya ini :


Saatku dibangun dulu
Aku bertanya jadi apa
Akankah besar? Atau kecil?
Inilah jawabnya

Que sera sera
Selama ada Holcim
Jadi apapun juga
Pasti sempurna

Sewaktu aku berdiri
Akanku jadi apa nanti
Jadi pujaan? Atau terabaikan?
Mungkinkah sejuk? Ataupun hangat?
Inilah jawabnya

Que sera sera
Selama ada Holcim
Jadi apapun juga
Pasti sempurna
Untuk selamanya

ada juga iklan ini dalam versi lain

untuk download versi mp3 nya bisa klik disini

08
Jul
08

Kopok (jawa) aka Serumen aka Kotoran Kuping

hari ini tiba surat kawat dari propinsi tentang pengumuman hasil tes STPDN tahun 2008 dari Kab Magelang yang lolos ada 12 anak dan selanjutnya tanggal 10 akan diadakan test kesehatan. dalam salah satu syarat untuk tes kesehatan itu tercantum “membersihkan serumen” nha untuk antisipasi kalo ada peserta yang nanya apa tuh serumen sy googling deh.. eeh ternyata dapat artikel menarik berkaitan dengan hobi tetangga depan rumah saya yang gelo kalo habis mandi pagi nggak ngoroki kuping.. nih dia tak CP begitu aja dari bali post

Kotoran Telinga tak Perlu Dikorek Habis

Seseorang mengeluhkan telinganya yang terasa amat nyeri. Ia bertanya, obat apa yang dapat menyembuhkan telinganya. Ketika balik ditanya, apa yang telah ia lakukan sebelumnya pada telinganya itu, katanya tak ada sesuatu hal yang khusus. Hanya, katanya, sempat ia bersihkan telinganya dengan cotton bud. Ia mengaku, kebiasaan ini telah menjadi bagian dari rutinitasnya, sebab tanpa melewatkan yang satu ini ia merasa telinganya selalu kotor, lengket. Ia pun mengaku jijik dengan tahi telinga. Maka setiap hari dikorek-koreklah telinganya untuk memastikan bahwa telinganya telah benar-benar bersih-licin, bebas dari tilu. Ia baru berhenti mengorek telinga setelah dipastikan bahwa tak ada setitik noda pun melekat lagi. Benarkah tindakannya ini?

BANYAK orang menganggap kotoran telinga, tahi kuping, tilu, atau istilah medisnya serumen, merupakan sesuatu yang bersifat kotor, jorok, menjijikkan, keberadaannya berkait dengan sanitasi seseorang. Fenomena ini tak jarang menjadikan seseorang demikian terobsesinya pada kebersihan telinganya. Sering terdengar ada sebagian masyarakat yang mengorek tahi kupingnya setiap hari. Apakah benar kotoran telinga harus dikikis habis dari telinga? Apakah tahi kuping tidak memiliki fungsi sama sekali?

Mitos yang umum beredar di masyarakat bahwa serumen merupakan kotoran telinga yang wajib dibuang. Jika terdapat kotoran telinga, diyakini ada sejumlah akibat yang dapat ditimbulkannya misalnya telinga terasa gatal, gangguan pendengaran, telinga terasa penuh, dan hal yang utama seringnya dikaitkan dengan tingkat pemeliharaan kebersihan pribadi seseorang. Penumpukan serumen yang berlebihan, menggumpal — sampai menyumbat liang telinga, memang harus dikeluarkan, tetapi dengan menggunakan metode atau cara yang aman.

Sebelum memahami beberapa efek buruk dari kebiasaan mengorek-mengikis habis tahi kuping ini, ada baiknya dipahami sedikit fungsi penting kotoran telinga. Serumen memiliki beberapa manfaat esensial yang mengharuskan orang tetap memelihara eksistensinya dalam jumlah tertentu pada indera pendengarannya. Fungsi itu antara lain sebagai media proteksi terhadap segala bentuk kotoran, debu, pasir, biji tanaman kecil, debris yang masuk, agar tak menembus bagian telinga yang lebih dalam. Dia juga berfungsi menonaktifkan kuman-bakteri yang masuk telinga, mempertahankan kelembaban liang telinga, hingga menangkap serangga yang merayap-terbang kesasar yang terperangkap di dalam lubang telinga. Beragam fungsi penting tersebut dimungkinkan karena kekhasan sifatnya yang lengket, kental, serta berbau khas.

Secara teori, orang tak akan mungkin menjumpai serumen di bagian telinga yang lebih dalam, karena ia hanya diproduksi pada 1/3 liang telinga bagian luar oleh kelenjar serumen berkait dengan beragam fungsi protektif di atas. Pada beberapa keadaan, sering dijumpai justru kotoran telinga terdorong jauh ke dalam, bagaimana ini bisa terjadi? Kebiasaan mengorek telinga dengan cotton bud, bulu ayam, skrip rambut, ujung peniti, merupakan kebiasaan tidak sehat sebagai salah satu biang keladi yang sering dijumpai.

Beragam cara tidak sehat tersebut justru akan mendorong kotoran telinga masuk ke bagian telinga yang lebih dalam, yang jika kebiasaan ini tetap dipertahankan, lama-lama gumpalan serumen akan makin membesar. Ironisnya, itu sampai menyumbat liang telinga. Dampak selanjutnya, beragam gangguan pendengaran seperti suara krebek-krebek, bunyi yang hilang timbul, penurunan tajam pendengaran, atau bahkan bisa sampai berakibat tuli. Sumbatan total pada telinga akan secara otomatis menghalangi hantaran gelombang suara dari luar untuk kemudian melanjutkan beberapa proses penting di dalam telinga sampai akhirnya impuls suara ini dapat diubah ke bentuk suara yang nyata yang dapat didengar.

BagaimanaMenyikapi Kasus infeksi pada telinga sebagai akibat kebiasan mengorek-ngorek telinga menjadi suatu hal yang amat sering dijumpai di masyarakat. Infeksi akan berefek pada timbulnya rasa nyeri-bengkak yang amat sangat pada telinga. Hal ini erat kaitannya dengan anatomi telinga luar dimana kulit telinga luar langsung melekat pada tulang rawan di bawahnya sehingga adanya infeksi akan memberikan rangsangan nyeri yang hebat. Tidak jarang dijumpai beragam metode di atas dapat sampai menciderai — menembus genderang telinga. Kekeringan dinding telinga luar yang menampakkan gambaran pengelupasan sel-sel pembentuknya, merupakan dampak lain yang dapat terjadi.

Selain itu, kebiasaaan buruk ini memudahkan terjadinya perlukaan-perdarahan liang telinga. Pada keadaan yang bersifat ekstrem, pernah pula dilaporkan terjadinya kolaps — pingsan pada seeorang yang sedang asyik mengorek telinganya. Bagaimana kita menyikapi kotoran telinga ini? Sekali lagi, serumen bukanlah kotoran telinga, tetapi justru berfungsi menangkap setiap kotoran yang masuk. Secara alami, setelah produksinya dianggap cukup untuk menjalankan beragam fungsi penting di atas, kelebihannya akan keluar dengan sendirinya ke muara lubang telinga. Nah, kotoran telinga yang menyembul inilah yang dapat dibersihkan dengan menggunakan tisue atau lap basah.

Tetapi, pada beberapa individu ada yang memiliki sifat serumen yang keras, yang sulit keluar secara alami, sehingga dapat menumpuk di lubang telinga. Pada keadaan seperti ini, terdapat beberapa metode yang dapat membantu pengeluaran serumen berlebihan ini, antara lain melalui irigasi telinga dengan menggunakan air hangat, kuretase dengan sendok serumen (semacam kawat kecil yang ujungnya membulat), irigasi dengan menggunakan larutan hydrogen peroxida, dengan larutan yang terdiri dari komposisi vinegar, air, dan peroxida dengan perbandingan 1:1:2.

Sebuah metode yang beberapa waktu lalu sempat populer yaitu teknik pemanasan dengan lilin. Dilaporkan metode ini justru dapat memicu timbulnya infeksi, serumen yang panas dapat pula menimbulkan efek luka bakar pada telinga luar, bahkan akibat yang serius bisa terjadi perforasi dari liang telinga sehingga cara ini tidak dianjurkan penerapannya. Sebuah tips yang sangat sederhana dalam upaya membantu melunakkan kotoran telinga yang keras untuk kemudian mendorongnya keluar yang dapat dengan mudahnya dibuat-dikerjakan di rumah, beberapa waktu lalu sempat dikemukakan oleh Prof. Harvey Coates seorang dokter senior dari Perth, Australia, di tengah-tengah acara pemeriksaan telinga terhadap sejumlah korban bom Bali 12 Oktober yang lalu serta sejumlah masyarakat yang memiliki problem THT. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama Yayasan Bali Hati dan Yayasan Kemanusiaan Indonesia (The John Fawcett Foundation). Menurut Harvey yang telah melahirkan puluhan artikel-penelitian di bidang THT ini, penggunaan 1 sendok the baking soda dalam larutan 15 ml air hangat, efektif melunakkkan serumen yang keras. Larutan ini digunakan 3 tetes sehari selama 5 hari.

Harvey juga berpesan, agar masyarakat menghentikan kebiasaan mengorek-ngorek telinga dengan beragam benda atau cara apapun.

* dr. Ossyris Abu Bakar

26
Jun
08

Pasar Induk Rejowinangun Magelang Terbakar

Habis maghriban tadi sambil duduk di teras musholla saya melihat semburat cahaya merah di langit sebelah timur… saya pikir ‘ada kebakaran nih’ ternyata betul Pasar Rejowinangun kebakaran hebat… sampai saat ini penyebab masih simpang siur.

Ahh saya kasihan lihat orang lari-lari menyelamatkan barang dagangan. Seorang pria berhenti ter-engah2 kehabisan napas di depan saya sambil memegang lutut, sejenak dia melihat kearah api dan serta merta dia lari lagi sekencang-kencangnya.. kulihat kemudian dia kembali membawa seonggok kain dan pakaian masih sambil berlari entah kemana… perasaan saya mau menolong tapi… saya harus ke Pusdik untuk menghadiri malam Inagurasi Diklat Prajabatan Gol II Angkatan II Tahun 2008.

sepulang dari Pusdik saya sempatkan berhenti sejenak di deket pasar Api sudah mengecil tapi belum padam 100% berarti sudah 3 jam dari sejak pertama diketahui ada api di sebuah los

sudah lama terdengar kabar kalo pasar ini akan di renovasi karena keadaannya sudah sangat semrawut bin amburadul. sudah ada dialog antara pedagang pemilik modal dan pemkot tapi entah mengapa belum juga terealisasi. maka kemudian kalo berhembus kontroversi tentang penyebab kebakaran ya wajar. belum lama berselang kejadian serupa menimpa pasar kebonpolo 5 km utara ps rejowinangun yang juga terbakar habis.

beritanya ada di
http://www.liputan6.com/actual/?id=12893

update….
ini foto-foto kebakaran karya bapak handoko wonoadi http://www.jakartaphotoclub.com/public/lhl/
[terima kasih pak handoko atas ijin pemuatan fotonya]

foto-fotonya buagus banget ya. koleksi pak handoko yang lain juga bagus2 lho.

16
Mei
08

Foto-fotoku pada kemana ……..

FOTO-FOTO KU ILANG !!!!!!!!!!!!

aduuuuuhhhh… gimana neeee




orang berguna

Aku ingin melakukan sesuatu hal yang besar, tapi yang harus aku kerjakan tiap hari adalah hal-hal kecil yang seolah-olah adalah hal yang yang besar dan penting buatku.


Profil Facebook Hanafi Muhammad




chat dengan saya..

yang sedang disini ::.
hit counters
dari mana aja yach...?
Locations of visitors to this page

pendekar tidar mengundang para blogger magelang untuk bergabung.. mari..

pilih pilih

Foto2 di Flickr

DSCN6348

DSCN6347

DSCN6313

DSCN6369

DSCN6356

More Photos

my fave picture

sejauh ini sudah

  • 208,656 kali dikunjungi

check this out

 

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30