Arsip untuk Kategori 'Umum'

26
Okt
09

Pengumuman CPNS Kab Magelang Tahun 2009

PENGUMUMAN

Nomor : 810/1258/13/2009

Tentang

Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil dari Pelamar Umum

Pemerintah Kabupaten Magelang

Formasi Tahun 2009

Pemerintah Kabupaten Magelang akan menyelenggarakan seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah dari Pelamar Umum dengan fasilitasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk formasi tahun 2009, dengan ketentuan sebagai berikut :


I.
KETENTUAN UMUM

1. Proses Seleksi Penerimaan CPNSD Pemerintah Kabupaten Magelang Formasi tahun 2009 terbuka untuk semua Warga Negara Indonesia (WNI).

2. Bersedia mengikuti seluruh ketentuan mekanisme seleksi Pengadaan CPNSD tahun 2009.

3. Seluruh tahapan proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun.

4. Persyaratan dan ketentuan umum lebih rinci dapat dilihat di Papan Pengumuman Pemerintah Kabupaten Magelang atau melalui Situs cpns.jatengprov.go.id


II.
FORMASI YANG TERSEDIA [download formasi]

1. Tenaga Kependidikan : 108 formasi

2. Tenaga Kesehatan : 168 formasi

3. Tenaga Teknis Lainnya : 155 formasi

Formasi yang tersedia/lowong dapat dilihat di Papan Pengumuman Pemerintah Kabupaten Magelang atau melalui Situs cpns.jatengprov.go.id


III.
WAKTU DAN SISTEM PENDAFTARAN

Pendaftaran dapat dilaksanakan melalui 2 (dua) cara :

1. Pendaftaran secara On Line

Pendaftaran menggunakan media Internet (on line registration) pada tanggal 30 Oktober s.d 9 Nopember 2009 pukul 00.00 s.d. 24.00 WIB melalui cpns.jatengprov.go.id dengan cara mengisi biodata serta mencetak formulir Pendaftaran kemudian mengirimkan formulir Pendaftaran dan berkas persyaratan melalui jasa POS, setelah pendaftaran on line dilakukan. Atau dapat melalui,

2. Pendaftaran melalui Jasa POS

langsung mengirim berkas pendaftaran kepada Bupati Magelang PO BOX CPNSD KAB. MAGELANG, KOTA MUNGKID 56500 mulai tanggal 30 Oktober s.d. 9 Nopember 2009.


IV.
WAKTU PELAKSANAAN DAN MATERI UJIAN

Ujian dilaksanakan pada :

Hari / Tanggal : Minggu, 6 Desember 2009

Materi Ujian :

1. Tes Pengetahuan Umum (TPU), materi : Ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya,  hukum,  dan hankam.

2. Tes Potensi Individu (TPI), materi :

a) Tes Bakat Skolastik (TBS).

b) Tes Skala Kematangan (TSK).


V.
LAIN-LAIN

1. Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada papan pengumuman di semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (Sekretariat, Dinas, Badan, Kantor, Kecamatan dan Kelurahan) Pemerintah Kabupaten Magelang dan/atau situs cpns.jatengprov.go.id atau www.magelangkab.go.id.

2. Layanan Informasi Pengadaan CPNS Pemerintah Kabupaten Magelang Tahun 2009 :

a. Website : http://www.magelangkab.go.id

b. Telepon : (0293)788181 psw 253 dan (0293)5583816

Demikian untuk menjadi maklum.

Kota Mungkid, 24 Oktober 2009

An. BUPATI MAGELANG

Sekretaris Daerah

Selaku Ketua Tim Pengadaan CPNS dan PNS

Kabupaten Magelang Tahun 2009


Drs. U T O Y O

Pembina Tingkat I

NIP. 19560712 198303 1 012

Pengumuman Lengkap beserta rincian formasi bisa anda download disini

14
Okt
09

Siapkan 100 juta untuk jadi PNS

pnxs

Ingin Jadi PNS Rp. 25 Juta Amblas (JP Kamis, 8 Oktober 2009)

Mbak Siti, warga Salatiga tertipu Rp. 25 Juta karena tergiur iming-iming bisa diterima kerja sebagai PNS di Departemen Agama..

Calo Patok 100 juta (JP Senin, 12 Oktober)

Warga Meteseh Tembalang mengaku ditawari menjadi PNS dari jalur honorer dengan biaya Rp. 100 juta padahal dia bukanlah seorang tenaga honorer, kabarnya pejabat pusat bisa menjual kuota tenaga honorer melalui perantara pejabat lokal.

Rp. 70 juta untuk menjadi PNS kota ***** di Jawa Timur (kata seorang temen saya kemarin di kampus)

Jalur belakang, calo maupun makelar yang mengaku bisa memuluskan jalan menjadi PNS tanpa susah-susah tes, disatu sisi sangat dibenci oleh para pencari kerja yang mengandalkan kepintaran akademis dan kompetensi yang memadai tetapi sangat disukai dan dicari oleh mereka yang punya uang tapi kemampuan kurang, maupun yang kurang percaya diri.

Kabar berita dan kejadian seperti ini akan semakin sering kita dengar seiring dimulainya penerimaan CPNS tahun 2009 di berbagai instansi. Banyak sekali anggapan bahwa sebuah kursi empuk keras PNS di kantor Super Mewah Sumuk layak untuk dihargai sedemikian mahal.

Semakin dekat waktu pelaksanaan pendaftaran CPNS (kabarnya sih pertengahan bulan Oktober ini) semakin banyak pertanyaan datang kepada saya, Bagaimana sih caranya untuk bisa masuk PNS tanpa pusing-2 tes, berapa biayanya, pejabat siapa yang bisa melantarkan? Hal- hal inilah yang sering ditanyakan kepada saya. Bahkan pertanyaan seperti itu kadang datang dari orang yang tidak saya sangka akan bertanya semacam itu. Jawaban saya selalu sama “di tempat saya (Pemkab Magelang tentu saja) tidak ada jalur belakang, katebelece maupun KKN dalam penerimaan pegawai Negeri Seipil”. Ada yang mentah-mentah tidak percaya dengan pernyataan saya. “mbok rasah ngono mas, ro bolo dewe we, piye to carane, aku mbok diduhke dalane wae wis, mengko urusane uborampe karo sampean gampang wes… tenan”, yah kira-kira seperti itulah ilustrasi pembicaraan yang terjadi. Padahal jan tenan gak ada, lha kalo memang ada buktinya saya gak dapat cipratan tuh :mrgreen: mana?

Putri dari salah seorang mantan Kepala BKD, tidak lolos seleksi pendaftaran CPNS tahun 2007 [pada waktu itu ybs masih menjabat sebagai Kepala BKD]. Istri dari atasan langsung saya pun tidak berhasil pada penerimaan CPNS tahun 2008, dan masih banyak lagi contoh orang yang seharusnya (dulu-dulunya) bisa dengan mudah menunjuk hidung untuk mengangkat orang sebagai pegawai negeri, saat ini sudah tidak lagi. Mungkin di Pemkab/kot maupun departeman lain masih ada budaya seperti itu, saya tidak tahu. Seperti misalnya nih ya yang sudah menjadi rahasia umum (rahasia kok umum, nek dipikir aneh yak kan trus bukan rahasia lagi) seleksi penerimaan TNI/POLRI yang masih kental nuansa ‘ginian’ nya.

Memang sih menurut penelitian dari UI tahun lalu, seleksi penerimaan CPNS di Indonesia dinilai masih sangat buruk dan menimbulkan kerawanan terjadinya praktik KKN. Menurut peneliti lain, ada dua jenis kesalahan yang sering terjadi pada proses seleksi CPNS yaitu Kesalahan administratif yang tidak disengaja akibat dari buruknya system (contoh kasus ini dalah adanya masalah CPNS Teranulir). Dan yang kedua adalah kesahalan disengaja oleh panitia untuk memanipulasi hasil seleksi. (Sumber dari Jawa Pos).

Dengan masih adanya hal-hal ‘rawan’ semacam ini memang kemudian kita tidak bisa serta merta menyalahkan masyarakat apabila kemudian mereka masih mempunyai anggapan bahwa penerimaan CPNS masih bisa dicurangi dengan KKN.

Poro sedherek, saya kemudian ganti bertanya, “halalkah gaji yang diterima oleh PNS yang lolos seleksi karena mbayar?” monggo dipun penggalih.

08
Okt
09

Untuk Naya

NAYA_KEMAYUAnakku tercinta aku ingin berpesan kepada kamu. Bila kelak kamu bisa membaca tulisan ini, bapakmu berharap kamu bisa mengerti apa yang bapakmu harapkan dari kamu, anakku.

Pada kehidupanmu bapakmu tidak menuntut sesuatu dari kamu anakku, yang sekira kamu tidak bisa memenuhinya, lakukan apa saja sesukamu yang menurut kamu sesuai dengan inginmu tapi anakku, ingatlah pada pesan yang selalu bapak katakan, jangan kamu keluar dari kodratmu sebagai wanita beriman. Apapun yang akan kamu lakukan bapakmu akan mendukung sepenuhnya anakku.

Satu saja permintaan bapakmu, tuntutlah ilmu.

Bapakmu akan semakin menua nantinya anakku, kepikunan akan datang dan maukah kamu anakku, saat masa itu datang menemui bapakmu, kamu akan mengingatkan bapakmu akan hal yang dia lupakan.

Janganlah kamu berpaling saat nanti bapakmu mengoceh tidak karuan karena kepikunan
Saat bapakmu mulai sakit-sakitan, sabarlah anakku itu adalah cobaan bagimu. Rawatlah semampumu tanpa mengurangi hak dari suami dan anakmu atas dirimu.

Orang tua yang lemah dan sakit, anakku, tahukah kamu, bagai batu kecil ditengah terjangan aliran sungai yang besar, dia tidak akan bisa bertahan tanpa bantuan lumut2 yang menancapkannya kedasar.

Dan bila masa bapakmu sudah habis. Doakan dia, tak ada hal paling sempurna di dunia selain anak yang sholihah anakku.

Selamat ulang tahun, naya anakku, maaf bapakmu tidak bisa membuat pesta meriah untuk itu. Hanya sepenggal doa, seperti apa yang sering kamu ucapkan setiap akan makan malam. Agar kamu cepat besar, pintar belajar seperti orang-orang yang sudah besar dan pintar. Amin.

05
Okt
09

Para Pejuang

“Kita menyumbang dana pembangunan masjid mungkin iya. Menjadi donatur panti sosial mungkin iya. Setiap rapat selapanan RT memberi iuran, setiap ada pembangunan lingkungan kita menyandang dana mungkin iya. Tetapi kepada orang-orang yang berkecimpung langsung, yang melaksanakan langsung, mungkin belum kita pikirkan, belum kita perhatikan secara layak.”

Sadarkah kita saat masuk di suatu masjid atau musholla misalnya, kepada orang-orang yang tanpa pamrih merawat dan menjaga kebersihan dan keindahan masjid. Coba tengoklah pada orang-orang seperti ini, seperti apa kehidupan mereka. Juga kepada para penggiat sosial yang tanpa pamrih akan dengan senang hati membantu orang yang membutuhkan bantuan. Pasti ada satu-dua orang seperti ini di sekitar kita. Dan cobalah perhatikan seperti apa mereka menjalani kehidupan. Pernahkah terpikir oleh kita betapa repotnya bapak Ketua RT kita? Mengurusi warga tanpa mendapat honor dari pemerintah maupun warga, yang ada malah kalau ada masalah di lingkungan maka ketua RT atau RW lah yang pertama kali akan mendapatkan kerepotan. Coba kita perhatikan seperti apa kehidupan bapak RT kita ini. Lebih lagi kepada para ustadz yang mengajari anak kita mengaji di tpq-tpq, merekalah sebenar-benar pahlawan, jangan-jangan menyampaikan ucapan terima kasih saja jarang kita ucapkan kepada mereka!
Orang yang masih punya kepedulian kepada hal-hal kecil (tapi penting) ini menurut pengamatan saya adalah orang-orang sederhana, berpikir sederhana berpola hidup sederhana dan biasanya pula berasal dari kalangan ekonomi sederhana pula. Tidak mungkinlah seorang pengusaha super sukses dengan kesibukan super padat akan bersedia ngurusi RT dan hal-hal kecilnya yang merepotkan. Sangat jarang ditemui seorang pegawai kantoran dengan posisi karir lumayan masih bisa meluangkan waktu untuk menjadi pengurus ini itu di lingkungan tempat tinggalnya. Jarang juga ditemui pedagang dengan omzet jutaan yang masih bisa turun langsung untuk sekedar manyapu debu lantai masjid. Meskipun sebenarnya mereka mencintai masjid maupun musholla maupun lingkungan mereka.
Inilah yang kadang luput dari perhatian. Kita menyumbang dana pembangunan masjid mungkin iya. Menjadi donatur panti sosial mungkin iya. Setiap rapat selapanan RT memberi iuran, setiap ada pembangunan lingkungan kita menyandang dana mungkin iya. Tetapi kepada orang-orang yang berkecimpung langsung, yang melaksanakan langsung, mungkin belum kita pikirkan, belum kita perhatikan secara layak. Lebih-lebih apabila keadaan ekonomi para pejuang ini berada dibawah garis.
Kemudian secara layak yang bagaimana mereka perlu diperhatikan? Yakinlah saudara pada mereka ini, imbalan materi tidaklah begitu penting bagi mereka. Hal yang mereka yakini adalah bahwa yang mereka lakukan semata hanya dari panggilan batin mereka, atau perasaan tanggungjawab mereka yang besar pada lingkungan dan masyarakat. Tidak penting bagi orang-orang ini akan adanya puji-puji apalagi balasan materi. Akan tetapi setidak penting apapun bagi mereka perlu dicarikan sebuah wacana untuk melembagakan suatu usaha yang memberikan meraka penghargaan selayaknya, apapun itu bentuknya, apakah sekedar bingkisan lebaran ataukah hal-hal lain. Yang terpenting adalah nguwongke (meng-orangkan) para pejuang ini.
Bagaimana Saudara apakah sudah timbul suatu kesadaran pada diri kita akan pentingnya peran para pejuang sejati kita ini?

05
Okt
09

Dari sudut jalan datang lelaki angin berambut panjang
Membawa berita tentang kekasihnya yang hilang
Dari mulutnya tak henti syair mengalir memenuhi siang

Lelaki angin berambut panjang
telah lama menanti janji kekasihnya yang akan datang
dan terus menunggunya hingga waktu menelan jiwanya

Matahari siang musuhnya tertawa-tawa
Sampai habis berguguran tiap helai daun di sepanjang jalan yang dilalui lelaki angin berambut panjang
Sampai kering setiap mataair untuk setiap sungai kehidupan

Lelaki angin berambut panjang terus saja lantunkan syair rindunya
Untuk sebuah janji cinta yang akan datang
Sampai disuatu pagi lelaki angin berambut panjang dibangunkan oleh kekasihnya yang tanpa sepengetahuannya telah datang…. Hujan.

(Pada gerimis disuatu pagi penghujung september ini)

05
Sep
09

TRADISI SEPUTAR RAMADHAN

TRADISI DI SEPUTAR RAMADHAN DAHULU DAN SEKARANG

Ramadhan telah masuk ke paruh kedua, sebentar lagi akan kita jelang kulminasi dari Ramadhan, entah kan eraih kemenangan ataukah kita akan tetap saja berkubang dalam kehidupan duniawi yang semakin menyesakkan ini. Marilah berharap kemenanan itu bisa diraih. Amin.

Setiap masuk Ramadhan sudah pasti hati dan jiwa kita beserta jasmani kita berasa siap untuk melakukan berbagai amalan Ibadah untuk semakin mendekatkan diri dengan sang Khaliq kita. Serasa semua terasa ringan dikerjakan, tadarus Quran, Tarawih, kuliah subuh, Pengajian jelang buka puasa, kultum dan sebagainya. Masjid dan musholla pun penuh sesak terutama di minggu pertama.

Disamping kegiatan-kegiatan utama itu ada berbagai tradisi di berbagai daerah untuk menyambut dan meramaikan bulan suci ini, di daerah saya misalnya, ada beberapa tradisi diantaranya :

NYADRAN

a.k.a. Sadranan

ramai banget..

ramai banget..

Tradisi ini adalah warisan dari nenek moyang dulu katanya, dari jaman Hindu sudah ada tradisi Nyadran ini, sampai kemudian masuknya agama Islam tradisi ini beradaptasi. Adalah kegiatan ziarah kubur bersama-sama seluruh kampung pada hari-hari mendekati Ramadhan. Kampung serasa ramai sekali pas nyadran ini. Kerabat dari jauh datang untuk katanya birrul walidain, mendoakan para leluhur yang sudah meninggal dan bersih kubur. Asiknya, setelah acara nyadran di makam selesai dilanjutkan Kembul Bujono Tumpengan di Musholla terdekat… nasi tumpeng pun segera ludes karena memang rasanya uenak pol, padahal ya biasa aja Cuma sego kluban to. Tapi karena dimakan bersama-sama jadi berasa nikmat.

PADUSAN

Entah bagaimana awal mula tradisi ini, yaitu kegiatan mandi sebersih-bersihnya untuk menyambut datangnya bulan puasa. Esensi mandi ini sebenarnya yang tidak semata-mata mandi secara lahiriah tetapi mensucikan hati dan jiwa agar kita dalam menjalankan ibadah puasa mendapat keridhoan Allah Swt. Yang jelas akhir-akhir ini padusan telah bergeser maknanya hanya sekedar hura-hura di obyek wisata dengan hiburan yang sebagian besar mengandung maksiat.

Sewaktu kecil dulu padusan bagi saya adalah jeguran di kali progo ataupun di sendang desa kami, sungguh sangat menyenangkan.

Status : masih ada

NGENTENI DHUL

a.k.a. NGABUBURIT

Ini mungkin hanya ada di daerah saya, menunggu bom dibunyikan sebagai tanda masuk waktu Maghrib, ya bom! Memang itu bom betulan yang dibunyikan dari alun-alun Kota Magelang dengan dilontarkan keatas. Biasanya kami akan berbondong-bondong ke tanggul irigasi yang disebut ‘Ngepeh‘ mungkin dulu untuk tempat menjemur [mepe] gabah sehingga disebut ngepeh. Disini asiknya bukan main, beramai-ramai denga membawa bekal untuk berbuka. Saat buka puasa tiba akan ada seberkas cahaya naik keatas dan diikuti kilatan besar sesaat kemudian terdengar suara BUM.. ya itulah dhul bagi kami. Saat melihat kilatan cahaya itulah semua berteriak.. “kae.. kae.. kae.. hore…” dan bekalpun entah apa itu sangat nikmat untuk dilahap.

Status : sudah tidak ada lagi.

THETHEK

A.k.a. Thek-Thek

Yaitu membunyikan alat-alat musik entah apa dengan irama untuk membangunkan orang sahur. Saya selalu minta kepada kakak-kakak saya untuk minta dibangunkan jam 2.00 – 2.30 untuk ikut thethek ini, kami akan berkeliling kampung dengan membunyikan alat-alat dari kentongan, botol minuman, kaleng, alat-2 dapur, harmonika, gendang dan lain sebagainya, ramai sekali. Dijamin kalau kami lewat orang pasti bangun saking kerasnya alat musik yang dimainkan ini. Tapi terkadang ada pula orang yang jengkel sehingga suatu saat pernah kami disiram air seember ketika lewat depan rumah seorang ibu-ibu karena belai kaget.

Status : masih ada tapi jarang

LONG BUMBUNG

A.k.a. Mercon Bambu

Hari-hari pertama puasa biasanya kami akan berkeliling [yak-yakan] ke kebun-kebun bambu sampai ke pinggir kali progo berburu bambu ampel yang paling bagus untuk dibuat long bumbung. Dikatakan bagus jika bambu ampel ini sudah tua lurus dan ruasnya panjang-panjang maka suara yang dihasilkan akan ulem bunyinya. Cara membuatnya pun mudah. Bambu ampel ini dipotong sekitar 3 ruas kemudian dilobangi ruas-ruasnya disisakan ruas terakhir, kemudian pada ruas terakhir itu diberi lobang kecil untuk menyulut mercon itu. Kemudian bambu itu diisikan dengan minyak tanah dan disulut dengan api. Setelah bambu panas sehingga minyak di dalam juga panas dengan tingkat kepekatan asap yang pas maka saat disulut bambu ini akan mengeluarkan suara seperti meriam, BUM!!!

source : http://danakitri.multiply.com/journal/item/121/perang_mercon

source : http://danakitri.multiply.com/journal/item/121/perang_mercon

Keasikannya adalah selama proses memanaskan bambu ini yang lumayan lama dan setiap sulutan harus ditiup keras-keras hingga sebenarnya sungguh tidak pas sebenarnya kalau dimainkan pas bulan puasa.. bikin lemas. Tapi namanya anak-anak asik aja.

Status : sudah tidak ada

MEMBUAT MERCON

Kami menyebut long atau elong setelah memasuki pertengehan Ramadhan seperti sekarang ini biasanya kami mulai disibukkan dengan kegiatan persiapan untuk pesta mercon di hari raya. Saya termasuk dalam geng anak-anak pembuat mercon ini meski tugas saya adalah paling ringan yaitu memotong kertas ataupun kadang-kadang naik pangkat untuk menggulung kertas itu dengan bambu kecil cetakan mercon. Tugas-tugas yang lebih berbahaya semisal mengisi bubuk mesiu dan memasang sumbu dikerjakan oleh para senior. Jan dulu ternyata kami mirip teroris yang sedang merangkai bomb. Mercon itu dibuat amat sangat banyak, sampai ribuan brur! Untuk selanjutnya dirangkai / direnteng sekitar 2,5 m. biasanya akan dibuat 5 – 8 renteng dengan berbagai ukuran. Mercon renteng ini dinyalakan pas di hari lebaran saat ramai-ramainya orang pulang dari ziarah kubur dan mulai ujung-ujungan.

Status : sudah tidak ada, kalau masih ada bisa-bisa dianggap koncone noordin m top berabe..

SELIKURAN

Untuk menyambut datangnya lailatul qodar biasanya didaerah saya diadakan acara tirakatan di malam ke-21 ramadhan, inilah selikuran. Bagi kami anak-anak selikuran adalah ajang mengetes mercon yang telah dibuat. Biasanya setelah acara makan-makan usai kami akan menderet mercon tester ini di sepanjang jalan menuju musholla kemudian dibunyikan bersama-sama. Di malam selikuran ini juga biasanya kami membuat balon dari plastik yang dilas sampai sebesar mobil minibus, ya.. besar memang balon itu nanti dilepaskan beramai-ramai dan tentu saja digantung mercon dan kembang api tetes disana. Lalu bagaimana cara membunyikan mercon dan kembang api tetes itu di atas sana. Ternyata mudah saja bro, cukup diujung sumbu mercon renteng itu dikasih garet [kertas pembungkus rokok lintingan] yang halus, namanya dulu garet melawan entah sekarang masih ada atau tidak, garet ini dilinting secara kasar dan disulut sekira nanti pas di jarak tertentu yang diinginkan garet ini habis dan mercon + kembang api tetes menyala. Pernahkan anda melihat kembang api tetes menyala di langit gelap? Wuah… hebat sekali rasanya berhasil menyalakan waktu itu. Membuat ini memerlukan eksperiman yang tidak main-main tentang bentuk balon seperti apa yang paling stabil naik ke atas? Bahan plastik apa yang paling baik, membuat asep yang bagaimana dan dari bahan apa? [asep merupakan bola api yang dipasang dimulut balon untuk memanaskan udara didalam balon sehingga balon bisa naik ke atas], dsb. Master pembuat balon ini ditempat saya ada dua orang namanya yang satu Remit [miftah] dan Yasin [yang ini ponakan saya sekarang jadi amtenar di ujung timur jawa].

Status : sudah tidak ada

TEBIR

A.k.a. Takbiran

Kalau tradisi ini tentu dimanapun ada saya kira. Berkeliling kota sambil mengumandangkan takbir maupun di musholla dan masjid.

Status : masih ada

UJUNG

Rasanya tidak lengkap kalau tradisi ini juga tidak dibahas sekaligus. Ujung alias saling bermaaf-maafan dengan mendatangi rumah-rumah satu persatu, yang muda mendatangi yang tua. Sajian pun nggladrah, mau makan apa saja ada, setiap orang sumringah, pakaian semua baru, pesta mercon sepuasnya, kantong penuh uang saku, saudara-saudara semua berkumpul. Sungguh rasanya tidak ada kebahagian yang melebihi kebahagiaan hari lebaran ini.

Itulah diantara beberapa tradisi mengasikkan di dalam bulan ramadhan. Akhirnya mari berharap Ramadhan ini dapat memberi pencerahan bagi kita sehingga cahaya Ramadhan tetap bersinar di jiwa sampai setahun kedepan….

13
Agu
09

Ngampon

Mendung sore itu menyertai laju motor matic kesayangan istri tercinta, dalam perjalanan menuju Ngampon, dukuh kecil di pojok Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang. Ya istri berkeras untuk memakai motornya karena motor satunya lampunya kethip-kethip dan saya yakin jalan sampai Ngampon juga dah bagus kok.

Ada perasaan yang mendorong-dorong saya untuk berangkat ke Ngampon di sela kesibukan saya kali ini, tentu biar saya bisa kecathet jadi anggota pendekar tidar karena ada satu hal yang menurut saya istimewa dari Ngampon ini. Gagasan Perpustakaan Warga, bukankah suatu ide yang luar biasa untuk dukuh kecil di kaki gunung ini…… Semangat dari KANG ROJINGUN dan kawan-kawan lah yang mendorong saya untuk berangkat sore itu. Juga atas ajakan mas Nahdhi CS tentunya saya jadi semangat banget untuk berangkat.

Mendung yang menggantung memberi harapan sekaligus kecemasan, syukur kalo tidak turun hujan ya berarti nanti malam cuaca gak akan terlalu dingin mengingat ini adalah bulan2 terdingin di sekitar pegunungan kan? Sesampai di Mulut Desa Ketangi alhamdulillah dah ketemu sama mas Rojingun jadi gak repot tanya-tanya lagi meskipun sebenere saya gak asing dengan daerah Ketangi dan sekitarnya mengingat sebagian masa lalu saya ada sangkut pautnya dengan tempat ini.

Motor Matic saya melaju lumayan mulus di jalanan menuju Ngampon karena hampir semua sudah aspal hanya pas sampai mulut Dukuh Ngampon lembaran aspal itu terhenti… sayang memang, padahal cuma tinggal beberapa puluh meter lagi saja. Sesampai di Ngampon saya disambut keramahan khas pegunungan, senyum lebar penuh persahabatan dan permintaan mampir dari setiap orang yang saya jumpai. Dan yang paling membuat kesan adalah TEH JAWA tanpa gula hidangan Ibunda Mas Rojingun, sedaap…

Ternyata saya datang terlalu awal, Mas Nahdhi Cs belum datang sampai sudah ba’da Magrib, maka saya sempatkan waktu sebentar untuk bersilaturrahim ke tempat teman-teman lama saya. Setelah Isya’ baru saya kembali ke Ngampon untuk mengikuti prosesi PERESMIAN PERPUSTAKAAN WARGA yang dibungkus dalam acara pengajian dalam rangka menyambut Ramadhan. Acara berjalan Khidmat Gunting pak Kadus pun menandai dibukanya PERPUSTAKAAN WARGA ‘ULUL ALBAB’. Eeh lha kok tiba-tiba setelah itu Mas Nanang Ndapuk saya supaya menyerahkan koleksi buku secara simbolis…

Selamat untuk warga Ngampon! cita-cita untuk mendunia bukan cuma impian belaka asal ada tekad dan kemauan berusaha pasti suatu saat Ngampon akan berbicara dalam percaturan dunia.

Selesainya acara temen-temen bala tidar melanjutkan acara sendiri dengan nonton bareng tapi saya harus pulang karena saya pamit sama istri tidak menginap. Jadilah ditengah pekatnya Kabut Kaliangkrik di jam 00.30 itu saya meluncur turun, maunya sih sok berani sendiri tapi mas Rojingun yang ndak tegel, sehingga dia bela-belain nganter saya sampai jalan besar di Beseran.

ini foto-foto dari tustel saya : klik sini

03
Agu
09

Komoditas bernama “KEMISKINAN”

Dalam suatu adegan Reality Show Impianku yang tayang di Global TV, tampak seorang ibu-ibu dengan pakaian amat-amat sederhana berjalan tidak tentu arah, sementara sang host acara menjelaskan ini itu dari dalam mobil dan menyebut nama ibu itu Ibu Asih. Setiap shoot kearah ibu itu selalu tertera tulisan ‘Kamera Tersembunyi’. Sampai suatu saat ibu itu melihat ada anak SD kebingungan di pinggir jalan, diapun menolong mengantar anak itu, antar kemana gak jelas. Tiba-tiba datang kedua orang tua anak SD tersebut, langsung marah-marah memaki-maki bahkan mendorong Ibu Asih sampai jatuh dengan menuduh Ibu Asih telah menculik anak SD tersebut. Tiba-tiba lagi datang mobil patroli Satpol PP dan langsung menggelandang Ibu Asih ke pos Pol PP. Sang Host pun mengejar mobil patroli tersebut, sampai disana bagai malaikat host menjelaskan bahwa Ibu Asih hendak menolong anak itu karena kebingungan menunggu jemputan. Sementara Host sambil tersedu-sedu menjelaskan tak ada ekspresi ataupun jawaban apapun dari Pak Satpol itu, hanya nggejejer saja, padahal sang Host dan Ibu Asih tangis-tangisan dan bilang kalau dia pun sedang kebingungan karena mau pulang kampung tidak punya uang. Ibu Asih diberi uang dan acara selesai sambil menjelaskan nilai-nilai moral yang agung.

Sekilas acara ini menyentuh, tapi dari adegan yang ada sangat jelas kalo semua itu hanya dibuat-buat, ini indikasinya, Saat Ortu anak itu datang, memaki-maki dan mendorong tak ada yang coba mendekat untuk sekedar bertanya apa yang terjadi, malah ada orang duduk-duduk sambil nonton adegan itu. Kemudian kok ya amat-sangat kebetulan kalo tiba-tiba ada Satpol PP datang, tanpa babibu langsung menggelandang ibu itu. Adegan di pos Pol PP pun sangat-sangat wagu dan terkesan dibuat-buat, meski sang host mengesankan bahwa peristiwa itu memang nyata, kan reality show, kalo adegan yang diatur apa tidak namanya menipu pemirsa mentah-mentah.

Saya betul-betul gerah menyaksikan ini mengapa? sebagai penggiat PNPM di kampung yang bergelut menangani kemiskinan, saya merasa acara ini hanya menjadikan Tema Kemiskinan sebagai komoditas saja, begitupun acara-acara reality show bertema kemiskinan yang lain. Si Miskin dibuat sedemikian terhina untuk kemudian datang malaikat bernama reality show menolong dengan gagah berani. Meskipun terkandung nilai moral yang tinggi disini tentang arti berbuat baik, kesederhanaan dan tolong-menolong tapi, menjadikan orang miskin hanya sebagai obyek penderita saja.

Coba sidang pembaca bayangkan, dari sekian ratus juta yang didapat stasiun tv dari slot iklan, berapa persen yang diberikan kepada Si Miskin, tentu bagian terbesar masuk ke Stasiun TV, produser, sutradara dll, dsb kan…

Ya ini cermin kualitas tontonan TV kita… silahkan sidang pembaca renungkan dan mari kita selektif untuk menentukan tontonan bermutu bagi keluarga kita, anak kita, generasi muda kita, bangsa kita

02
Jun
09

Arrivederci Maldini

Berakhir sudah karir menawan Paolo Maldini sebagai pemain selama 24 tahun. Kapten AC Milan itu  melakoni laga perpisahan di San Siro pada 24 Mei lalu.

PERASAAN Paolo Maldini campur aduk setelah laga giornata (pekan) ke-37 Serie A Liga Italia pada 24 Mei lalu. Itulah partai pemungkas Mal­dini di San Siro. Sa­yang, Rossoneri (julukan Milan) mengakhirinya de­ngan kekalahan 2-3 dari AS Roma.

tak bisa di­mungkiri bahwa mantan kapten timnas Italia itu me­rupakan seorang juara. Dia bukan hanya legenda Mi­lan, tapi juga Italia. Dia menghabiskan 24 Tahun karir sepak bola­nya di level atas.

Sampai saat ini, Maldini masih ter­catat sebagai pemain dengan caps ter­banyak di Gli Azzur­ri (julukan Italia). Dia mencatat 126 laga dengan sumba­ngan tujuh gol. Dia juga pemain yang paling banyak tampil di Serie A.

Tidak heran, karena kontribu­sinya, Milan memastikan akan memensiunkan nomor pung­gung tiga milik Maldini. Na­mun, nomor itu bisa saja kem­bali digunakan di San Siro jika salah seorang anaknya tampil membela Milan.

Saat ini, putra pertamanya, Christian, 13, sudah menjadi ba­gian dari tim junior Milan. Putra kedua Maldini, Daniel, 6, juga tergabung dalam Akademi Mi­lan. Mereka slap menjadi gene­rasi ketiga Maldini di San Siro. Dinasti Maldini punya catatan hebat dalam sejarah Milan. Paolo Maldini merupakan generasi ke­dua. Sebelum dia memulai debutnya pada 20 Januari 1985, saat usianya masih 16 tahun, bersama Milan, sang ayah sudah menjadi punggawa Milan.

Ya, Cesare Maldini, gene­rasi pertama dinasti Mal­dini, lebih dahulu menca­ tat sejarah. Cesare pernah menjadi kapten Milan dan berjasa membawa Milan merebut gelar Liga Champions pertamanya pada 1962-1963 Setelah gantung se­patu, Cesare mengabdi di Milan. Dia pernah menjadi pelatih Milan-di level junior dan senior. Pria berusia 77 tahun itu juga pernah melatih timnas Italia. Hanya, karir kepe­latihannya tidak sehebat karimya sebagai pemain.

Nama besar Cesare pernah menjadi beban di awal karir anaknya. “Tentu saja, mulanya saya in-in buktikan bahwa saya berada di tim ini bukan hanya ka­rena nama belakang saya, meski tidak bisa dimungkiri saya anak Cesare,” papar Maldini.

“Selama beberapa waktu, saya menemukan diri saya berada di bawah bayang-bayangnya. Tapi, seiring perjalanan waktu, saya bisa mengatasinya. Saya berha­rap agar generasi berikutnya bisa lebih balk dari pencapaian saya,” tegas Maldini. (hatu/diq)

Belum Pastikan Karir setelah Pensiun

KEPUTUSAN gantung sepatu sudah diambil Paolo Maldini. Bentrok AC Milan kontra Fio­rentina pada giornata (pekan) terakhir Serie A pada 31 Mei nan­ti menjadi laga terakhirnya. Apa rencana legendaAC Milan itu se­telah gantung sepatu?

Banyak rekan satu tim Maldini yang lebih dahulu pensiun. Se­telah tidak aktif sebagai pemain sepak bola, banyak di antara me­reka yang memilih berkarir tidak jaub dari lapangan hijau.

Carlo Ancelotti, Roberto Dona­doni, Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard, con­tohnya. Maldini pun telah ditawari Rossoneri (julukan Milan) untuk menjadi pelatih tim junior.

Apalagi, dalam beberapa tahun belakangan, Milan tergolong ga­gal mengorbitkan bintang-bin­tang muda. Mereka kalah dari Ju­ventus dan Inter Milan yang cu­kup produktif mengorbitkan pe­main muda dan menjadi pemain penting dalam tim.

Di Juve, ada Paolo De Ceglie, Sebastian Giovinco, dan Claudio Marchisio. Sedangkan Nerazzur­ ri (julukan Inter) punya Mario Balotelli dan Davide Santon. Bandingkan dengan Milan yang masih terns mengandalkan pe­main-pemain tua.

Sayang, Maldini belum mem­berikan keputusan. “Saya ingin menjauh dulu dari sepak bola se­mentara waktu, setidaknya hing­ga September mendatang,” ujar Maldini kepada France Football seperti dikutip Goal.

Bahkan, pria berusia 40 tahun tersebut berencana meninggal­kan lapangan hijau, tapi segala­nya belum pasti. “Apakah saya bertahan di sepak bola? Saya ti­dak tahu. Saya mempertimbang­kan untuk meninggalkannya saat waktunya telah tiba. Tapi, segalanya masih bergantung ke­pada tawaran apa yang saya da­patkan,” ujar mantan kapten timnas Italia itu.

Tapi, jika pria yang punya pe­kerjaan sampingan sebagai DJ itu berminat menjadi pelatih, dia akan meneruskan tradisi keluarga Mal­dini. Sang ayah, Cesare Maldini, pemah menjadi pelatih AC Milan dan timnas Italia. (ham/diq)

Enggan Bicara Bola di Meja Makan

PAOLO Maldini bukan hanya sosok panutan di lapangan hijau. Bek AC Milan yang menjalani de­butnya saat masih berusia 16 tahun itu tidak hanya piawai menjadi pemimpin di lapangan. Tapi, dia juga dikagumi di kehidupan rumah tangganya.

Selama 15 tahun berumah tangga dengan Adriano Fos­se, model kelahiran Venezuela, kehidupan mereka jauh dari gosip. Dengan dua anak mereka, Christian, 13, dan Daniel, 6, mereka merupakan keluarga yang ideal.

Sebelum menikah dengan Maldini, Adriana meru­pakan sosok model temama di Italia. Tapi, dia me­mutuskan mundur dari karirnya saat mengandung pu­tra pertamanya, Christian, pada 14 Juni 1996.

Dia bersedia mengakhiri karirnya demi keluarga bahagia yang dirajutnya bersama Maldini. Adriana menjadi sosok utama yang memberikan dukungan kepada il capitano Milan itu hingga masih mampu bermain di usia 40 tahun.

“Maldini layaknya lelaki lainnya. Dia selalu mem­buat saya tertawadan bangga. Dia sangat pengertian kepada keluarga. Dia rely menjaga anak-anak dari pagi hingga malam hari,” kata Adriana kepada La Ga–Zetta dello Sport.

Meski pertemuan awal keduanya berawal di dis­kotek, bukan berarti Maldini tipe prig yang doyen dugem. Mantan kapten timnas Italia tersebut bia­sanya pergi ke diskotek untuk mengisi waktu luang dan unjuk kebolehan sebagai DJ.

Adriana melanjutkan, Maldini merupakan sosok family Man. Maldini enggan membicarakan ma­salah di lapangan hijau saat duduk di meja makan, terutama di depan keluarganya.

“Saya ikut menangis ketika Milan kalah di Istan­bul (final Liga Champions melawan Liverpool pada 2005). Tapi, dia justru menghibur saya. Lalu, saya sadar bahwa. dialah yang perlu dihibur dan dibang­kitkan semangatnya,” tutur Adriana. (ham/diq)

Tragedi Istanbul Bukan Yang Terburuk

SUKA duka dirasakan Pao­lo Maldini dalam 24 tahun ka­rirnya sebagai pemain. Pria, berusia 40 tahun itu membagi kisahnya dalam wawancara de­ngan WorldSoccer.

Seberapa berat rasanya harus gantung sepatu? Saya merasa sangat berun­tung. Saya habiskan seluruh hi­dup saya di Milan untuk sebuah klub yang bagus dan saya selal u mendapatkan dukungan dari ke­luarga saya. Yang saya cari da­larn karir sudah saya dapatkan.

Berard, tidak ada lagi ja­lan bagi Anda untuk me­mulai musim depan? Tidak, tidak. Saya sudah i ber­henti. Saya mulai bermain di Serie A sejak usia 16 tahun dan masih ben-nain di usia 40 tahun.

Anda katakan tidak ada penyesalan dalam karir dan sudah mendapatkan apa yang Anda inginkan. Nah, spakah kekalahan di final Liga Cham­pions 2005 dari Liverpool di Lstanbul menyakitkan?

Kenapa itu harus menjadi memori buruk? bujustru me­rupakan salah satu final terbaik yang pemah saya alami. Kami bermain lebih baik daripada Liverpool dan seharusnya ka­mi pantas menang.

Tapi, itulah indahnya sepak bola. Kami kembali bertemu mereka dan membalas keka­lahan itu. Saya sudah meme­nangkan banyak gelar. Jadi, siap untuk kalah juga.

Apakah kekalahan dari Argentina pada Piala Dunia 1990 tidak menyakitkan? Piala Dunia 1990 sebuah pengalaman luar biasa meski mengecewakan. Mungkin ka­mi memang tidak ditakdirkan untuk menang, tapi seharusnya kami bisamelaju ke final. Ingat, kami melaju ke semifinal tanpa sekali pun kebobolan.

Masih adakah memori lain soal Piala Dunia? Piala Dunia 1994 sungguh aneh. Memulai tumamen de­ngan kekalahan, tapi mampu melaju ke final dan kalah adu penalti. Saya juga ingin meng­ulang memori Piala Dunia 2002 melawan Korea Selatan. Saya masih ingat gol Ahn Jung­Hwan. Itulah kenangan terakhir bersama timnas. (harn/diq)

Data Diri

Nama Paolo Cesare Maldini

Lahir Milan, 26 Juni 1968

Kebangsaan Italia

Tinggi 186 cm

Posisi main Bek

Caps/gol 126 laga (7 gol)

Karir 1984-2009 Milan

PRESTASI DI MILAN

  • Tujuh kali juara Serie A Liga Italia
  • Satu kali juara Coppa Italia
  • Lima kali juara Piala Super Italia
  • Lima kali juara Liga Champions
  • Lima kali juara Piala Super Eropa
  • Dua kali juara Piala Intercontinental
  • Satu kali juara Piala Dunia Aniark lu b

PRESTASI Di TIMNAS ITALIA

  • Peringkat: ketiga Piala Dunia 1990
    Runner-up Piala Dunia 1994
  • Peringkat ketiga Euro 1988

,      Runner-up Euro 2000

PENGHARGAAN INDIVIDU

Man of The Match Liga Champions 2003

  • Bek terbaik Serie A 2004

Tergabung dalam FIFA 100

  • Masuk dalam UEFA Team of The Year 2003 dan 2005
  • Bek terbaik Liga I Champions 2007
  • Pemegang caps terbanyak di timnas Italia

TENTANG MALDINI

ü  Di masa kecilnya, meski tinggal di Kota Milan dan anak dari idola AC Milan Cesare Maldini, Paolo Maldini kecil lebih mengidolakan Juventus. Ro­berto Bettega, striker legendaris Juventus, adalah idola Paolo Maldini.

ü  Mulanya, dia memulai karir sebagai wingerkiri. Tapi, dalam kelanjutannya, dia memutuskan men­jadi bek seperti ayahnya.

ü  Di luar karirnya sebagai pemain sepak bola, Maldini punya profesi sampingan sebagai DJ pada 105 Radionetwork

ü  Dia tergila-gila pada musik rap dan menjadikan 2 Pac, Will Smith, Articolo 31, dan Eros Ramazzotti sebagai pemusik yang disukainya.

ü  Wajah menawan dan bodi yang atletis mem­buatnya menjadi sosok yang tepat sebagai model. Maldini pernah menjadi bintang iklan Opel, Adidas, dan kacamata Police.

ü  Kedua anaknya, Christian dan Daniel, saat ini menjadi pemain tim junior Milan. Jika salah seorang di antara mereka bergabung dengan Milan senior, akan mewarisi nomor punggung tiga milik Maldini. (ham)

KATA MEREKA

SEPANJANG karirnya, selama 24 tahun, Paolo Maldini sudah menjadi sosok panutan bagi kawan maupun lawannya di lapangan. Apa komentar para tokoh terkemuka tentang Maldini.

Dia merupakan pemain yang luar biasa, salah seorang yang patut memenangi Ballon d’Or. Saya ingin memberikan satu gelar itu kepada dia.” Giuseppe Signori, pemain legendaris Lazio

Maldini seorang pe main besar dengan begitu banyak peng­hargaan yang diraih sepanjang karirnya. Sayang, saya ha­nya bermain ber­samanya selama semusim.” Massimo Agostini, mantan striker Milan

Semangat yang dimiliki selalu menjadikan Maldini sebagai pemain yang hebat. Dia sungguh pemain yang unik dan pantas menjadi panutan,” Alessandro Del Piero, kapten Juventus

Pemain terbaik Milan dalam 20 tahun ter­akhir. Saya menempatkannya di urutan teratas, sedangkan (Franco) Baresi berada tepat di bawahnya.” Silvio Berlusconi, owner Milan

Kaka merupakan pemain yang membuat saya kagum, Zinedine Zidane sungguh brilian tanpa cela. Tapi, favorit saya adalah Paolo Maldini. Dia mungkin bukan pemain dengan teknik paling hebat, tapi paling luar biasa di era kejayaan Milan.” Sir  Alex Ferguson, manajer Manchester United

Hanya Milan yang akan menjadi klub tujuan saya jika harus pergi dari Barcelona. Mengapa Milan, karena mereka punya Maldini.” Carles Puyol, kapten Barcelona

Terbaik dari sedikit Bek Kiri terbaik yang pernah ada.” Hanafi. Pennggemar Berat Milan (ham)

17
Apr
09

Catatan dari TPS IX

Meskipun sudah sering menjadi anggota KPPS maupun Panitia Pemilihan Kepala Desa, baru kali ini saya didhapuk sebagai ketua. Dalam Pemilu Legislatif 1999, Pemilu Legislatif 2004, Pemilu Presiden 2004 Putaran I dan II, Pemilihan Kepala Desa, Pemilu Bupati Magelang, Pemilu Gubernur Jawa Tengah saya hanya didhapuk sebagai pekathik bertugas menangani administrasi yang memang agak njelimet.

Perbedaan Pemilu Legislatif kali ini dengan Pemilu sebelumnya adalah pada cara pemberian suara dari mencoblos (yang sudah digunakan sejak tahun 1955) menjadi mencontreng disamping perubahan penentuan Caleg terpilih menjadi sistem suara terbanyak dari sebelumnya nomor urut. Ternyata mengenai contreng-mencontreng ini di TPS saya tidak menjadi masalah yang berarti bagi pemilih (manula sekalipun) mungkin karena daerah tempat tinggal saya ada di kompleks elit :grin: daerah pinggiran kota sekaligus pinggir sawah :lol: . Dari 273 Pemilih yang terdaftar 217 orang menggunakan haknya, lumayanlah. Pemenangnya… Partai Demokrat untuk DPR dan DPRD Prov. serta PPP untuk DPR Kab/Kota, ini mengejutkan karena pada Pemilu2 sebelumnya daerah saya adalah basis fanatik PKB.

contrengCatatan saya yang PERTAMA adalah masalah DPT yang tentu bukan cuma saya yang merasakan dampak kacaunya DPT kali ini. Banyak pemilih yang protes ke tempat saya karena tidak mendapat undangan dan memang tidak tercantum dalam DPT padahal pada Pemilu Gubernur belum lama berselang ybs telah terdaftar. Sementara banyak diantara nama-nama yang tercantum orangnya sudah meninggal dan pindah. Masalah ditambah dengan kacaunya pembagian Pemilih untuk masing-masing TPS dikarenakan adanya penambahan TPS secara mendadak dari semula 3 TPS menjadi 4 TPS jadi bisa terjadi A yang berdomisili dekat dengan TPS 1 bisa mendapat undangan dari TPS 3. Hal ini menyulitkan bagi KPPS untuk mencari alamat pemilih karena banyak nama-nama yang tidak dikenal.

Catatan saya yang KEDUA adalah saat hari H pelaksanaan yaitu pengisian Berita Acara dan Rekap Penghitungan suara menggunakan Form Model C dan C1. Total jumlah formulir untuk DPR, DPD, DPRD Prov dan DPRD Kab/Kota berjumlah 33 lembar ditambah dengan Model C1-IT sejumlah 8 lembar. Pengisian form-2 ini sangat menyita waktu meskipun anggota KPPS ke-2 sejak awal sudah saya tugaskan untuk secara khusus mengisi formulir ini tanpa menunggu selesainya proses pemungutan suara (dulu ini merupakan tugas yang selalu ditimpakan kepada saya). Form C dan C1 ini nantinya disampaikan kepada PPS, PPK dan sejumlah saksi yang hadir, maka saya pun berdoa agar saksi yang datang sedikit saja dan alhamdulilah cuma ada 9 orang mewakili Parpol masing-masing. Bisa anda bayangkan mengisi form 33 lembar dikalikan 12 (PPS, PPK, Saksi dan Arsip). Meskipun penghitungan selesai pukul 19.30 saya baru bisa menyerahkan berkas ke PPS jam 22.00 kemudian selesai antri model C1-IT di PPK jam 23.00. Menurut saya form-2 ini masih sangat bisa disederhanakan dan dibuat ringkas saja, penghematan juga kan akhirnya, toh saya yakin tidak semua form-2 itu akan dibaca nantinya. Salah seorang saksi saat saya minta tanda tangan sampai nyeletuk “ini kok banyak banget seperti dokume untuk perang saja” kalo perang dokumen sebanyak ini mah nanti musuh keburu sampai halaman rumah pak… :grin:

Catatan saya yang KETIGA dalam Pemilu kali ini meskipunmenggunakan sistem proporsional terbuka ternyata para pemilih masih banyak yang tidak mengenal wakilnya terutama untuk DPR, DPRD Prov dan lebih parah lagi DPD. Banyak pemilih yang cuma mencentang tanda gambar partai saja, dengan begitu lalu apa bedanya dengan sistem pemilu sebelumnya :?:

Catatan saya yang KEEMPAT adalah sulitnya mencari tanda contrengan pada kertas suara. Sering saya harus melotot dan memicing untuk mencari-cari dimana gerangan ada tanda contrengan itu berada, sering tanda itu hanya berupa garis kecil tepat di tanda gambar parpol sehingga tidak terlihat, apalagi setelah hari menjelang malam. Saya harus meminta para saksi untuk lebih mendekat agar bisa bersama-sama mencari si tanda contreng ini. Lebih enak kalo dicoblos sebenarnya mencari tanda ini. Kemudian adanya surat suara tidak sah hanya disebabkan karena adanya coretan tidak sengaja dari pemilih ini tentu sangat disayangkan karena mengingat banyaknya pemilih yang tidak menggunakan haknya eh yang sudah ikut memilih malah tidak sah kan eman-eman.

Jam 24.00 saya sampai di TPS lagi dengan membawa nasi goreng plus susu jahe, wuihh nikmat… lega rasanya 1 tugas sudah kami selesaikan.




orang berguna

Aku ingin melakukan sesuatu hal yang besar, tapi yang harus aku kerjakan tiap hari adalah hal-hal kecil yang seolah-olah adalah hal yang yang besar dan penting buatku.


Profil Facebook Hanafi Muhammad




chat dengan saya..

yang sedang disini ::.
hit counters
dari mana aja yach...?
Locations of visitors to this page

pendekar tidar mengundang para blogger magelang untuk bergabung.. mari..

pilih pilih

Foto2 di Flickr

DSCN6348

DSCN6347

DSCN6313

DSCN6369

DSCN6356

More Photos

my fave picture

sejauh ini sudah

  • 205,144 kali dikunjungi

check this out

 

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30