JAWABAN KENAPA PRIA TERGILA-GILA SEPAKBOLA

Sangat bisa dimengerti betapa sebalnya Anda dengan kelakuan si dia yang tiba-tiba membatalkan janji kencan hanya karena ingin nonton siaran langsung F-1 atau Liga Italia. Tapi memang begitulah adanya kaum lelaki.Supaya tak terus-menerus sakit dan makan hati, pahamibenar, kenapa mayoritas pria tergila-gila pada acara pertandingan olahraga.

Apakah Anda cemburu? Jelas, dong! Bagaimana tidak cemburu kalau setiap akhir pekan dia hanya nongkrong di depan televisi? Lalu, kapanbisa pacaran seperti orang “normal” lainnya? Entah itu nonton ke bioskop, ke restoran, jalan-jalan? Sudah begitu, setiap kali bertemu, yang diobrolkantidak jauh-jauh dari siapa yang menang Liga Italia, nanti siang ada tayangan F-1, dan lainnya. Belum lagi kalau ada siaran langsung Mike Tyson menggebuki lawannya di atas ring.

KLIK – Detail Huh, menyebalkan, ya? Tapi jangan buru-buru putus asa.Yang pertama-tama perlu Anda pahami adalah bahwa kaum Adam memang sudah dari “sono”nya punya ambisi untuk meraih kemenangan. Sejak kecil, mereka sudah berkompetisi lari, balap sepeda, adu layangan,dan sebagainya. Jadi, yang ada di benak mereka adalah pergi ke luar rumah dan membuktikan dia tak terkalahkan!

Nah, pacar Anda pun tidak jauh berbeda. Saat cowok nonton pertandingan sepak bola di layar televisi, ia merasa seolah salah satu anggota kesebelasan yang sedang bertanding. Tak heran jika ia jingkrak-jingkrak, teriak-teriak seperti orang gila bila tim pujaan mereka menang atau jagoannya berhasil mencetak gol.

Jadi, tak perlu cemberut atau dimasukkan ke hati jika si dia jadi badmood gara-gara tim pujaannya kalah.Saran ahli, “Dampingi saja ia melewati mood yang sedang naik turun itu.”

MENAKLUKKAN MASALAH
Alasan kedua, pria memiliki hasrat besar untuk memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Mereka menikmati tontonan saat seorang pria berhasil membuat KOlawandi atas ring atau saat sebuah mobil balap ngebut hingga nyaris menabrak pinggiran arena balap.

Kegiatan-kegiatan yang membutuhkan keberanian dan menyerempet bahaya tersebut menghasilkan sensasi yang membuat mereka terinspirasi.Dengan menyaksikan acara-acara tersebut, kepercayaan diri bahwa mereka pun mampu “mengalahkan” persoalan-persoalan mereka (di kantor, dengan sahabat, dengan Anda) akan meningkat. Mereka yakin bisa memecahkan persoalan hidup seperti para pemenang di dunia olahraga.

Masih belum bisa memahami si dia? Bayangkanlah tontonan-tontonan itu sama seperti Anda menikmati novel percintaan atau menonton tayangan infotainmen.Jadi,dukunglah kegemaran pasangan Anda terhadap olahraga. Itu terapi untuk pengembangan dirinya, kok.

IMPIAN PELATIH
Yang berikut, tahukah Anda bahwa di dalam hati setiap pria tersimpan keinginan untuk menjadi seorang pelatih? Seorang pelatih adalah sosokyang sangat disegani di lapangan. Para pemain mengikuti semua kata-kata mereka, “Larisana, tendang,oper bola!..”

Seorang pelatih adalah motivator yang hebat, pembicara yang berpengaruh, kebapakan, agak diktator, dan sangat maskulin. Si diabersikap sebagai seorang “pelatih” bagi teman-temannya saat mereka sedang nonton pertandingan. Ia memprediksi siapa yang bakal memenangkan pertandingan, menelaah pertandingan bila prediksinya keliru (“Seharusnya Si Anu tadi melemparkan bolanya ke Si Itu….”), memberi semangat kepada pemain
favoritnya (“Ayo, Rossi, kamu pasti bisa..!”).

Dan, asal tahu saja, Anda bisa memberi dukungan pada pasangandengan bertanya tentang peraturan dalam pertandingan (tentu saja saat jeda iklan, ya!). Tak sedikit lelaki yang beranggapan, “Setiap kali pacar saya menunjukkan minatnya pada pertandingan yang saya tonton, wah, saya sangat bangga kalau bisa menjelaskan sesuatu padanya.”

MAKHLUK BERTINDAK
Alasan lain, pria adalah “makhluk bertindak”. Olahraga merupakan kegiatan yang cepat dan cekatan. Setiap pemain memiliki peran yang spesifik dan meraih kemenangan merupakan prioritas utama.

Setiap penggemar bola tahu, persiapan dan kompleksitas dari setiap pertandingan (ibarat penguasaan kita pada gerai-gerai pakaian di pusat perbelanjaan). Setiap ketegangan penalti, perebutan bola, bunyi peluit wasit yang marah dan siap merogoh kartu kuning atau merah dalam setiap momen itu, membuat si dia tidak akan bisa dan tak mau mengalihkan pandangan mereka dari televisi. Tidak pula meski Anda tampil seseksi mungkin dan memanggil namanya dengan rayuan maut!

Inilah ucapan para lelaki yang harus diketahui para wanita, “Kami deg-degan dan berkeringat dingin saat melihat penalti di menit-menit terakhir.” Jadi, saran ahli, kalau tak ingin sebal dengan kelakuan si dia,carilah kegiatan sendiri atau duduk manis saja, deh, selama pertandingan.

MEMPERSATU
Alasan terakhir, olahraga menjalin persahabatan. Dua orang asing dari ujung dunia dengan pandangan dan gaya hidup yang berbeda, bisa bersahabat sangat akrab bila mereka membela tim olahraga yang sama.

Penggemar tim yang sama akan berbagi cerita, sejarah,ngobrol, serta menganalisa pertandingan selama berjam-jam. Menonton pertandingan olahraga bersama memberi kesempatan pada pacar Anda dan teman-temannya untuk bergembira, memaki atlet profesional yang bisa lari lebih cepat, lebih berotot, lebih kaya, dan lebih beruntung daripada para penontonnya.

Itu semua mungkin membuat Anda merasa agak ditinggalkan. Tapi percayalah,setelah pertandingan usai, ia akan kembali ke pelukan Anda dengan kehangatan cinta yang meluap-luap. Nah!

-tabloid nova

2 thoughts on “JAWABAN KENAPA PRIA TERGILA-GILA SEPAKBOLA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s