Tentang Ikhlas

Tentang Ikhlas

Ternyata sodara-sodara yang namanya berbuat dengan IKHLAS itu tidaklah mudah lho… ini ada cukilan yang saya ambil dari buku petunjuk sunnah dan adab sehari-hari lengkap

Pentingnya Ikhlas

Ikhlas adalah semata karena ALLAH. [Abu Nashr Samarqandi]. Dimisalkan sperti seorang yng berniat lari dari serangan binatang buas dan tiada yang menakutkannya selain binatang buas tersebut. Niatnya murni tanpa campuran lainnya. [Al-Ghazali].

Orang ihklas itu menyembunyikan kebaikannya, sebagaimana ia menyembunyikan kejelekannya. Dan salah satu tanda ikhlas ialah, beramal tidak ingin dipuji oleh oran lain. [Abu Laits Samarqandi].

Keutamaan Ikhlas

Pahala dilipatgandakan, walaupun sedikit. [An-Nisa’:40].

Allah hanya menerima amalan yng ikhlas. [Abu Laits Samarqandi].

Dapat berjumpa dengan Allah. [Al-Kahfi:10].

Ikhlas adalah zuhud di dunia. [Abu Laits Samarqandi].

Allah akan menjadikan diamnya sebagai tafakur dan bicaranya sebagai dzikir. [Abu Laits Samarqandi].

Amalan yang ikhlas, dapat menjadikan tawasul doa. [Bukhari, Muslim].

Bahaya Riya dan Sum’ah

Riya adalah berbuat ingin dilihat orang lain, Sum’ah adalah berbuat ingin kemasyhuran. [Abu Laits Samarqandi].

Riya adalah syirik. [Al-Mukmin:65].

Allah akan berlepas diri dari perbuatan yang tidak ikhlas. [Al-An’am:78].

Orang riya beribadah dijanjikan neraka Wail oleh Allah [Al-Ma’uun:4].

×


“Akan dituntut kepada orang yang riya; ”Pergilah kepada orang yang kamu beramal karenanya ketika di dunia. Lohatlah apakah kamu mendapatkan ganjaran dari mereka?” [Abu Nashr Samarqandi].

Amalan orang ikhlas akan ditulis dalam ‘illiyyin’. Dan amalan orang yang tidak ikhlas ditulis dalam ‘Sijjin’. [Abu Nashr Samarqandi].

Ada sebagian amalan yang lebiih baik dilakukan sembunyi-sembunyi, sehingga selamat dari riya. [Ali Imran:29].

Orang riya memiliki empat tanda :

o Malas jika sendirian

o Rajin jika dengan orang lain

o Meningkatkan amalan jika dipuji

o Mengurangi amalan jika dicela

[Ali bin Abi Thalib ra.].

Jika Allah menghendaki kehancuran seseorang, Allah akan menyiksanya dengan tiga hal :

o Allah memberinya ilmu, tetapi tidak diamalkan.

o Memberinya kesempatan bergaul dengan orang-orang shaleh, tetapi ia tidak memahami hak-hak mereka.

o Memberinya kesempatan beramal shaleh, tetapi tidak ikhlas mengamalkannya. [Hamid Al-lafaf].

Orang riya akan dipanggil pada hari kiamat dengan empat panggilan :

o Hai orang kafir!

o Hai orang jahat!

o Hai penipu!

o Hai orang yang rugi

[Abu Nashr Samarqandi].

Jangan riya sebelum dan ketika beramal. Setelah beramal, perbanyaklah istighfar, khawatir masih ada riya. [Abu Bakar Al-Washiti].

Perkataan yang baik dan memberi maaf itu lebih baik daripada sedekah yang diiringi menyakiti perasaan penerimanya. [Al-Baqoroh:263]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s