Ibu Hamil Kelaparan sampai mati masya Allah…

kok masih ada ya di masyarakat kita orang kelaparan sampai meninggal, seperti berita di detik seorang ibu yang sedang mengandung anak kelima, meninggal setelah tidak makan tiga hari yang mengakibatkan diare hebat, tragisnya lagi lima menit setelah dia meninggal anak ke-2 nya menyusul ke alam baka… beruntung sang adik selamat.

Daeng Basse tentu hanya sebagian dari potret sesungguhnya tentang kemiskinan di indonesia. sedemikian parahnya ditambah lunturnya nilai-nilai dasar dalam bermasyarakat yang menyebabkan kemiskinan itu manjadi semakin menajdi hantu yang sangat menakutkan.


mungkin seperti ini keseharian daeng basse ya…
saat tahu ada orang yang hanya kuat beli beras 1 liter untuk buat tiga hari, sebetulnya kalo nilai-nilai dasar masyarakat masih subur tentu akan datang pertolongan, apalagi sampai tiga hari kelaparan, dalam keadaan hamil tua, sakit-sakitan lagi. mau tidak mau seperti itulah wajah masyarakat kita sekarang ini, bergerak dari masyarakat dengan semangat kegotongroyongan ke masyarakat modern yang acuh tak acuh pada lingkungan sekitar. mari mengaca diri, dalam seminggu ini berapa kali kita bicara pada tetangga sebelah kita, sekedar say hai apalagi untuk sekedar mampir ngopi dan ngobrol, kalo gak diundang pak RT untuk rapat warga mungkin kita sudah gak akan lagi nglegakke [menyempatkan] untuk bertandang ke tetangga kita untuk sekedar bersosialisasi.

masih untung saya tinggal di lingkungan yang gak terlalu kota amat, sedang-sedang saja jadi ya suasana tradisional masih ada dan menjadi nafas dalam kehidupan bermasyarakat.

kembali ke daeng basse almarhumah.. saya jadi teringat pada kisah supriono pemulung di jakarta yang membawa anaknya yang meninggal karena muntaber dalam gerobak [karena tidak bisa sewa ambulan] untuk dibawa ke desanya untuk dimakamkan tapi malah dibawa ke kantor polisi oleh warga … hal ini serupa dalam hal kepedulian masyarakat.

padahal pemerintah dan lembaga lain sudah melancarkan berbagai program untuk menngani kemiskinan ini. p2kp yang jadi pelopor dalam pengentasan kemiskinan mestinya bisa tergerak dengan ini, dengan program penguatan kelembagaan tingkat basic-nya mungkin p2kp [sekarang pnpm] bisa berbuat banyak.

kita pantas bersedih sebagai warga indonesia akan luntur dan hilangnya nilai-nilai sosio kultural asli bangsa indonesia!!!

2 thoughts on “Ibu Hamil Kelaparan sampai mati masya Allah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s