Sesuatu dari masa lalu

‘Keindahan, kebahagiaan, kepedihan, nyeri hati, dimasa lalu membuat hari ini begitu berarti’

Sudah beberapa waktu ini waktu di ruang sholat [yang sekaligus tempat naruh barang2 bukan gudang lho… maklum tipe-45] sering terdengar kresek-kresek di bawah tumpukan dos. Pagi tadi habis mandi n nyuci tak sempetin bongkar2 untuk mencari sumber suara. Semua dus tempat aku naruh buku-buku lamaku mulai dari SMA tak pindahin semua… blah bener deh ada dua makhluk imut mencericit ketakutan di pojokan, langsung tak usir. Habis itu sambil benah-benah lagi aku nemu barang-barang penuh kenangan semasa sma, kumpulan puisi jatuh cinta [idiih…], surat-surat cinta buku-buku yang berisi coretan2 ku and para fansku… dan nota rumah makan pas pertama kencan dengan istriku pun masih ada. Duh anganku langsung mengembara ke masa-masa penuh kenangan itu. Ada fotoku dengan seragam Pramuka lengkap [hihi aku geli lihat ini] waktu itu perasaan udah paling gagah sendiri kalo dah make baju kebesaran ini… anggota DKR men [Pramuka paling berkuasa se Kecamatan.. walah]. Karena bodiku yang babar blas gak menunjang untuk bisa petantang petenteng maka aku pikir kalo jadi anggota DKR enak juga kali ya bisa sedikit bergaya pada mereka yang berbadan gedhe n godain cewek-2 kece pas pembinaan pramuka hehehe.

ada juga kegetiran kalo ingat peristiwa ini… suatu ketika Aku harus mimpin kontingen SMA ku ke Raimuna Cabang yang diadakan di Kecamatan, waktu itu aku sekolah jauh dari rumah n sambil ngaji ndekos di rumah mbahku tercinta, kaliangkrik. Pas di hari H Raimuna itu, sepatuku satu-satunya yang pas, pantopel warisan kakakku sobek dengan suksesnya. Ada satu lagi sepatu sih sebetulnya juga warisan dari kakakku, tapi yang ini kebesaran hingga harus make kaos kaki dobel untuk memakainya biar pas. Aku nitip pesen kepada tetanggaku untuk bilang kepada ibu kalo aku butuh sepatu baru – sebuah penyesalan yang sampai kini masih kurasakan –  maksudnya supaya ibuku bilang ke masku untuk minta tolong, tapi ternyata ibu dengan segera datang… membawakan sepatu dragon fly [ada bagian dari ini yang tidak bisa saya tulis…]. sampai ibu di tempat mbah ku dia jatuh sakit dan itu adalah awal mula dari sakit berkepanjangan yang dialami ibu sampai tiada… mom forgive me…

sepenggal kisah ini semoga bisa jadi pelajaran, bagi teman-teman yang masih bambang-bambange dan masih punya orang tua lengkap, jangan disia-siakan kesempatan untuk berbhakti ini sungguh!!! saya menyesal belum sempat membalas apapun pada ke-2 orang tua tercinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s