Islamku Islam Anda Islam Kita


by : Abdurrahman Wahid
the wahid institute, cet ii 2006, 412 hal

Gus Dur seorang tokoh yang saya kagumi, dia membawa organisasi yang dipimpinnya dulu yaitu NU, yang didirikan kakeknya, menjadi organisasi yang modern dengan kultur tradisional kental [perpaduan menarik bukan]. NU di tangan Gus Dur berusaha untuk menjadi organisasi yang semakin inklusif. Gus Dur juga orang yang sangat concern terhadap budaya demokrasi jauuuh sebelum demokrasi itu sendiri tumbuh di negeri ini. Dia merupakan penggagas berdirinya FORDEM dan menjadi ketuanya bahkan ketika Pak harto masih sugeng dan berkuasa. Gus Dur juga seorang cendekiawan yang ungkapan-ungkapannya sering sulit untuk langsung dimengerti oleh orang awam.
melalui bukunya ini terbukti bahwa Gus Dur memang seorang cendekiawan yang berwawasan kebangsaan, ini bisa langsung dilihat dari judul buku ini. Dengan keterbatasan fisik yang ada Gus Dur termasuk produktif dalam menelurkan pemikiran-pemikiran dalam bentuk tulisan/esai yang dimuat dalam media massa. Konon kata Alzastrow, meskipun Gus Dur sedang tergolek di rumah sakit, dia sempat-sempatnya minta Yenni [anaknya] untuk menulis ide-idenya yang waktu itu terlintas. Ya buku ini juga merupakan kumpulan dari 94 tulisannya di berbagai media antara lain :
Memorandum – 19
Kedalulatan Rakyat – 22
Duta Masyarakat -16
Kompas – 5
Suara Pembaruan – 5
Pidato Hari Raya Nyepi – 1 [waktu njabat presiden kali]
Sinar harapan – 3
Kata Pengantar Buku – 1
Jakarta Post – 1
sisanya tidak terlacak
Gak tahu nih kenapa Gus Dur gak pernah nulis di Jawa Pos dan lebih memilih harian Memorandum untuk media massa yang berbasis di Jawa Timur.
Isi dari esai-esai Gus Dur dalam buku ini sendiri banyak berisi gagasan yang kadang manentang arus bahkan dalam kalangan Islam mainstream sendiri. Gus Dur terkesan banyak sekali berdiri di pihak yang sedang dalam posisi tersudut, katakanlah para ahli waris PKI yang ingin dia pulihkan hak-haknya, Ulis yang pernah difatwa halal darahnya, Inul yang dikeroyok oleh teman2 senimannya sendiri, ustadz Ba’ashir meskipun dia juga mengkritik sang Ustadz ini. Tak heran Gus Dur sering dicap negatif oleh beberapa kalangan, misalnya, dia pernah dituduh agen zionis karena pernah pergi ke Israel, dituduh pernah dibaptis kristen dll. Tapi Gus Dur cuek aja, khas Gus Dur .
Tema utama buku ini tentang Islamku yang adalah Islamnya Gus Dur. Islam Kita bicara mengenai Islam yang berkembang di masyarakat dan Islam Kita adalah pemikiran Islam yang mencakup seluruh kaum Muslim.
Wah buku ini terlalu berat bagi saya, bukan dari timbangannya yang meskipun tebal sekitar 3,5cm tapi terasa enteng di tangan karena dicetak dengan kertas semacam kertas buram yang uniknya tidak terkesan murahan. Yah materinya terasa beraat bagi saya, tapi untuk sekedar tahu cara berpikir Gus Dur ya bolehlah.

One thought on “Islamku Islam Anda Islam Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s