Selera Musik

[inti dari tulisan ini ada di alinea terakhir..  langsung jujug sana juga boleh😀 ]

Musik, menjadi hal yang tak terpisahkan dalam keseharian kita. Bagi saya musik adalah gairah hidup saya. Bekerja, santai dirumah mapun kumpul-kumpul sama teman nyaris saya selalu memutar Audio Player.

Yang sering menjadi masalah adalah karena setiap orang selera musiknya berbeda-beda maka kadang saat lagi asyik mendengar lagu kesayangan tiba-tiba ada orang teriak… heyy ganti dong lagunya.. Untungnya saya termasuk orang yang selera musiknya bervariasi, gak melulu seneng rock misalnya atau fanatik RnB atau dangdut. Mungkin karena sejak balita saya sudah sering dicekoki musik yang bermacam-macam oleh lingkungan, mengingat dulu Abang saya adalah Tukang Sound System di kampung, ditambah rumah saya menjadi tempat nongkrong favorit teman-teman abang saya, tapi dari sekian banyak kaset di rumah, kami, tiga laki2 satu perempuan bersaudara kompak menjadi penggemar berat Ebiet G Ade dan Iwan Fals sedang Bapak Saya suwargi adalah penggemar gambus, umi kulsum dan kasidah tentu saja.

Menginjak SMA ketika saya merasa sedang bambang-bambange dan mulai mengenal dunia luar, selera musik mulai agak bergeser jadi menyukai lagu-lagu slow rock barat seperti teach me how to dream, hotel california dan lagu rock malaysia. Saya masih terkesan betul dengan teman-teman seasrama yang akan langsung berebut mengerubungi radio kalo pas memutar lagunya Sembilu dari Ella betul!. Tapi lagu kebangsaan saya waktu itu tetap forever and one.

Kemudian saat mulai bekerja dan bisa beli kaset sendiri saya begitu menggilai helloween sampe apal lirik-lirik lagu dalan sail over seven seas… berlanjut ketika melihat VCD nya Oasis live in wembley 1995 wuihh luar biasa sensasinya, langsung membuat aku jatuh cinta. Ketika Noah dan Noel berteriak-teriak ditirukan oleh ratusan ribu penonton yang semua ikut bernyanyi.. little james. Saya pun dengan sukses menjadi penggemar berat Oasis sampai sekarang. Tapi karena pengaruh dari Bapak mungkin, saya juga bisa menikmati irama gambus, favorit saya adalah Ghonili Suwayya – Audul Marom. Dan juga saya tetap suka dengan lagu-lagunya Bang Haji atas pengaruh teman-teman abang saya dulu.

Tentu musik-2 populer saya juga suka tapi datang pergi silih berganti. Fun Factory, Ace of Base, BSB, Westlife,cranberries dan satu yag paling saya suka diantara yang datang silih berganti ini yaitu AZ-Yet [hayo siapa pernah denger lagunya Last Night ?] dan Blue, dua grup RnB ini begitu membekas karena …. Mmm… ada deh…

Dan sekarang… tidak tahu kenapa selera musik saya mungkin sedang mengalami pergeseran lagi, saya tidak menyadarinya sampai suatu ketika Naya nyeletuk ke Ibuknya.. Buuk, Bapak arep ngantenan karo sopo to… kok nyanyi dangdut terus… [mungkin asumsi Naya kalo orang muter lagu dangdut tuh pertanda mau ada pesta nikah..]

3 thoughts on “Selera Musik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s