Tag

, ,


Angin dingin dihembus hujan membawa setan datang menghantui malam, menakutiku, dan detik serasa abad tak juga berlalu. Ingin berlari mencari taman mimpi barangkali disana sang penjaga bisa menghalau pergi, tapi setan berubah sangat menakutkan disini. Kaki enam dengan sepasang capit mengoyak tubuh.

Berlari lagi, dan malam adalah lorong-lorong panjang gelap bercabang-cabang, labirin menyesatkan. Terus berlari, setan itu entah kemana pergi mungkin sama tersesatnya di sudut-sudut malam. Ketakutan berganti, gelap ini…… menyesakkan batin saat hanya dinding dingin dan luka di dada yang bercucur-cucur darah.

Saat  kemudian kutemukan pagi sudah tak begitu berarti, jiwa hari ini telah terenggut pergi.

(di hujan tengah malam padahal sudah medio mei)

About these ads