Wajah baru

Mereka belum pula mengenal joke, when the boss is away work become a holiday

wajah baru Heh, rasanya belum begitu lama ketika dulu pertama masuk kerja, ternyata sudah hitungan belasan tahun. Sekarang setiap melihat wajah-wajah calon pegawai itu, teringat semangat yang dulu ada dan yang selama ini terus saya jaga, saya khawatir betul semangat itu akan hilang seiring waktu berjalan. Ketika rutinitas menenggelamkan asa menjadi lingkaran menjemukan, ketika dinamika hidup menuntut diri untuk berbagai macam bentuk pengabdian, tidak hanya bangun pagi-pagi berangkat kerja, pulang menunggu esok hari lagi untuk berangkat kerja lagi. Hidup tentu butuh aktualisasi, itu yang kata Abraham Maslow bisa menimbulkan motivasi. Dengan itu semangat saya jaga.

Wajah baru yang belum tercemar budaya kerja mainstream yang diakui atau tidak saat ini kadung menggejala dan yang tampak ke permukaan, bahwa PNS adalah profesi yang bisa dilakukan dengan bermalas-malasan, datang terlambat, baca koran, menghilang, kembali saat jam pulang, atau malah hilang sebelum waktunya. Belum pula tercemar pengaruh dorongan materilistik, kerja hanya dinilai dengan imbalan yang mana hal ini sebenarnya dipengaruhi pula oleh sistem yang memberikan berbagai macam imbalan untuk tugas-tugas harian diluar gaji yang sudah diterimakan setiap bulan, ini bisa mematikan motivasi berkarya!, kalau setiap kegiatan dinilaikan uang kemudian gaji bulanan yang diterima itu untuk membayar pekerjaan kita yang manakah?. Mereka belum pula mengenal joke, when the boss is away work become a holiday, sebuah mental pekerja yang disebut juga dengan istilah budaya ‘ngolor’ dan sangat populer dikalangan PNS ini.

Hadirnya wajah baru membangkitkan harapan, datang selayaknya profesional, dan memang kesan saya demikian! dan semoga tetap demikian. Para calon pegawai generasi akhir2 ini terutama setelah pertengahan tahun 90an rata-rata berkemampuan lumayan dan semakin membaik dalam setiap periode penerimaan. ini berkaitan dengan semakin sengitnya persaingan ke lapangan kerja, tentu positif bagi sebuah organisasi. Begitu datang seakan bilang, ‘mana pak semua pekerjaan biar saya yang menyelesaikan!’, begitu kira-kira. Semangat yang perlu dipelihara, oleh siapa? semua yang berkepentingan dengan organisasi ini, bukan hanya Bagian Kepegawaian saja. Diterima dengan murni tanpa KKN juga merupakan hal yang membanggakan, meski banyak pula kalangan yang meragukan, apa benar masuk PNS betul2 bisa dengan tanpa KKN?. Pertanyaan ‘habis berapa?’, ‘siapa yang bawa?’, dan ‘bagaimana cara jalan belakang-nya?’ sampai bosan mendengar dan menjawabnya.

Dalam kaitan untuk tetap memelihara semangat wajah-wajah baru ini beberapa hal telah coba dilakukan. Hal baru adalah orientasi, ini penting. Waktu saya pertama kali mendapat penempatan dahulu tidak ada hal semacam ini, diberi surat tugas menghadap pimpinan, sudah. Untuk kemudian pengarahan apa yang harus dilakukan calon pegawai harus belajar sendiri dari lingkungan kerja, beruntung kalau mendapatkan pimpinan dan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan calon pegawai, mereka akan diarahkan, akan tetapi kalau kebetulan mendapat lingkungan yang terlanjur tidak sehat ya celakalah ia. Dalam masa orientasi diadaptasikan kepada calon pegawai sebagai belajar bekerja, ditengah masa orientasi ini dikumpulkan jadi satu lagi untuk diberikan sekedar motivasi dalam bekerja. Jadi beruntunglah calon pegawai sekarang, tahu apa yang harus dikerjakan dan punya gambaran seperti apa karir yang bisa diperjuangkan.

Wajah baru inilah wajah organisasi dimasa yang akan datang, mereka yang akan menggantikan peran pemimpin yang ada sekarang.

……’

Selamat datang kawan, semoga amanah, teruslah memberi harapan!!

One thought on “Wajah baru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s